KabarOto.com - Maserati baru saja mengukuhkan status legendaris salah satu mobil balap paling ikonik mereka lewat divisi Maserati Classiche. Unit Maserati 200S produksi 1957 dengan nomor sasis 2406 (Tipe 52) menjadi mobil klasik terbaru yang resmi menerima Sertifikat Otentisitas (Certificate of Authenticity).
Pencapaian ini sekaligus menandai catatan bersejarah bagi Maserati Classiche yang baru saja menembus angka 100 sertifikat yang diterbitkan sejak program ini diluncurkan di Modena pada tahun 2021.
Sebelum sasis 2406, sertifikat ke-100 jatuh kepada prototipe Maserati 3500 GT Convertible Vignale dengan nomor sasis 101505 yang sempat unjuk gigi di ajang Anantara Concorso Roma.
Baca Juga: Ferrari Luce Bakal Menghadirkan Era Baru Radikal BEV
Sentuhan Magis sang "Memori Hidup" Maserati
Ada cerita menarik di balik proses restorasi Maserati 200S sasis 2406 ini. Mobil ini ditemukan kembali dan direstorasi pada era 1980-an oleh Ermanno Cozza, sosok legendaris yang dikenal sebagai "Memori Sejarah Hidup Maserati".
Lahir pada tahun 1933, Cozza bergabung dengan Officine Alfieri Maserati pada tahun 1951 di usia yang sangat muda. Memulai karier sebagai mekanik, ia kemudian merambah ke Departemen Eksperimental, Kantor Teknis, hingga ikut membidani lahirnya Arsip Sejarah Maserati.
Dedikasi luar biasa selama lebih dari 75 tahun untuk logo Trisula membuat kehadirannya tetap aktif di pabrik Modena, termasuk mengawal langsung tim ahli dalam melakukan verifikasi keaslian sasis 2406 ini.
Jejak Sejarah Maserati 200S di Lintasan Balap
Maserati 200S sasis 2406 merupakan satu dari hanya 30 unit ber-bodi aluminium berkelir merah yang diproduksi antara tahun 1955 hingga 1957. Kehadiran mobil ini merupakan jawaban langsung Maserati untuk membendung dominasi Ferrari 500 Mondial yang kala itu membuat lini legendaris Maserati A6GCS mulai usang.
Ditenagai mesin light-alloy dua liter berkonfigurasi dua poros bubungan atas (twin overhead camshafts), pengapian ganda, dan dua karburator Weber, mobil ini mengadopsi sasis turunan dari tipe 150S serta poros belakang kaku (rigid rear axle) dari A6GCS yang dinilai lebih mudah diprediksi dan aman ketimbang konfigurasi De Dion saat pengujian.
Meskipun debutnya di Trofeo Supercortemaggiore pada 24 Juni 1956 bersama sasis 2403, 2404, dan 2405 sempat diwarnai nasib sial akibat insiden di sesi latihan dan kekalahan tipis dari Ferrari Testa Rossa, potensi besarnya meyakinkan manajemen untuk melanjutkannya ke tahap produksi massal (terbatas).
Versi berikutnya pun mengalami evolusi sasis tabung Gilco serta sentuhan bodi dari karoseri kenamaan Fantuzzi, menggantikan Fiandri.
Pembalap legendaris Jean Behra menjadi sosok yang paling sukses menjinakkan keliaran 200S dengan mencetak kemenangan di Bari Grand Prix, Castelfusano, dan Caracas.
Keberhasilan ini ditutup manis oleh Giorgio Scarlatti yang memenangkan Giro di Sicilia pada tahun 1957 menggunakan varian 200SI.
Evolusi Menuju Era Cooper Maserati
Warisan teknis 200S tidak berhenti saat masa baktinya di tim pabrikan usai. Pada sesi latihan 1000 Kilometer Buenos Aires tahun 1957, lahirlah varian Tipo 250S yang menggunakan blok mesin dua liter 200S namun kapasitasnya didongkrak menjadi 2.500 cc.
Meski awalnya dinilai memiliki power-to-weight ratio yang belum matang, racikan mesin 250S ini justru menemukan performa terbaiknya beberapa tahun kemudian ketika dipasang di posisi tengah-belakang (rear-mid engine) pada sasis mobil balap Cooper.
Baca Juga: Spesifikasi Chelsea Truck Company Southwark Edition Land Rover Defender 130
Melalui sokongan teknis dari Scuderia Centro-Sud dan Scuderia Serenissima, mobil yang dikenal sebagai Cooper Monaco Maserati ini sukses merajai berbagai balapan sports car di Inggris bersama pembalap Roy Salvadori, serta di Italia lewat aksi Colin Davis, Nino Vaccarella, dan Gianni Balzarini.
Menuju Mille Miglia 2026
Sebagai bagian dari perayaan warisan sejarah ini, Maserati Classiche yang kini berada di bawah payung proyek BOTTEGAFUORISERIE mengonfirmasi kesiapannya untuk kembali turun ke jalanan.
Setelah sukses di ibu kota, tim Maserati Classiche akan membawa deretan mobil bersejarahnya untuk membelah keindahan lanskap Italia dalam ajang balap regulasi klasik legendaris, Mille Miglia 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 13 Juni mendatang.