KabarOto.com - Raksasa teknologi asal Tiongkok, Xiaomi, secara resmi mengumumkan versi terbaru sedan listrik fenomenal mereka, SU7. Siap meluncur 19 Maret 2026, laporan pesanan awal (pre-order) mobil ramah lingkungan ini mencapai 100.000 unit hanya dalam waktu dua minggu.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menghindari masalah inden panjang yang sempat menghantui peluncuran perdananya, Xiaomi telah meningkatkan kapasitas produksi di pabrik secara masif.
Baca Juga: Xiaomi Perkenalkan Konsep Mobil Futuristik Vision GT

Berdasarkan laporan pabrik perakitan di Beijing, China, Xiaomi telah mencapai ritme produksi sangat mengesankan. Diketahui bila 80 unit SU7 keluar dari jalur produksi setiap jamnya, atau setara dengan 800 unit per hari. Dengan kecepatan tersebut, Xiaomi menargetkan total produksi lebih dari 16.000 unit pada akhir Maret ini.
Strategi ini bertujuan untuk membangun inventaris kuat agar pengiriman ke tangan konsumen bisa dilakukan segera setelah peluncuran resmi. Jika konsistensi ini terjaga, Xiaomi diprediksi mampu memproduksi hingga 160.000 unit hingga akhir tahun 2026.
Meski baru berusia dua tahun sejak debut pertamanya, Xiaomi SU7 2026 membawa sederet pembaruan teknis, seperti teknologi otonom atau sensor LiDAR yang menjadi fitur standar di seluruh varian (Standard, Pro, dan Max). Hal ini mendukung sistem asisten mengemudi Xiaomi HAD (Highly Automated Driving) terbaru yang lebih responsif dan cerdas.

Selain itu, efisiensi baterai dan jarak tempuh tak luput dari perhatian. Varian Pro kini menawarkan jarak tempuh yang luar biasa, yakni mencapai 902 km (CLTC), sementara varian performa tinggi (Max) mencapai 835 km.
Penggunaan kaliper rem tetap empat piston dan ban belakang lebih lebar juga menjadi perubahan yang menarik. Tak hanya untuk meningkatkan kontrol, komponen ini juga memiliki stabilitas ketika mobil dipacu pada kecepatan tinggi.
Baca Juga: Begini Kondisi Baterai Xiaomi SU7 Setelah Digunakan 1,5 Tahun

Meski membawa teknologi lebih canggih, Xiaomi hanya menaikkan harga sekitar 14.000 yuan atau sekitar Rp 31 jutaan dari model sebelumnya. Harga resmi untuk pasar Tiongkok adalah sebagai berikut:
- SU7 Standard: 229.900 yuan (Rp 511 jutaan)
- SU7 Pro: 259.900 yuan (Rp 578 jutaan)
- SU7 Max: 309.900 yuan (Rp 689 jutaan)
Unit pertama dari SU7 versi terbaru ini dilaporkan sudah mulai mendarat di berbagai showroom Xiaomi di seluruh Tiongkok. Keberhasilan pabrikan dalam mentransformasi diri dari produsen smartphone menjadi pemain utama otomotif semakin memperketat persaingan di segmen sedan elektrik menengah hingga atas.
Dengan basis penggemar setia dan integrasi ekosistem teknologi yang kuat, Xiaomi SU7 terbaru diperkirakan menjadi salah satu kendaraan listrik paling laris di tahun 2026.