OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Mewah! Bugatti Destrier, Hypercar 1-of-1 Tak Bersayap

Kusnadi Chahyono - 1 jam, 30 menit lalu
OtoModif Mobil

KabarOto.com - Pabrikan mobil super mewah asal Prancis, Bugatti, kembali menggegerkan dunia otomotif melalui divisi kustomisasi eksklusifnya. Bugatti secara resmi memperkenalkan Destrier, karya ketiga dalam lini Programme Solitaire yang berkonsep one-of-one (hanya dibuat satu unit di dunia).

Berbeda dari model terdahulu, Destrier mentransformasi basis mesin balap ekstrem Bugatti Bolide menjadi sebuah mahakarya yang menonjolkan keanggunan, proporsi ideal, dan nilai seni tinggi tanpa elemen aerodinamika yang mencolok.

Baca Juga: Intip Inspirasi Modifikasi Daihatsu Rocky Hybrid ACTIVe yang 'Ngejreng'

Bugatti Destrier
Destrier mentransformasi basis mesin balap ekstrem Bugatti Bolide menjadi sebuah mahakarya

Elegansi Murni Tanpa Sayap Balap

Nama Destrier diambil dari jenis kuda perang terkuat dan paling tangguh pada era abad pertengahan. Mengusung nama tersebut, desainer Bugatti mencoba menjawab satu tantangan unik bagaimana jika paket rekayasa mesin paling ekstrem buatan Bugatti tampil polos tanpa sayap (wing), lubang udara (vent), dan sirip aerodinamis?

Hasilnya adalah sebuah mobil dengan tinggi hanya satu meter, jauh lebih rendah dibanding model Bugatti lainnya. Penampilannya kian kokoh berkat penggunaan pelek berukuran 20 inci di bagian depan dan 21 inci di belakang, meningkat signifikan dari pelek 18 inci milik Bolide.

Bugatti Destrier mentransformasi basis mesin balap ekstrem Bugatti Bolide menjadi sebuah mahakarya
Kabin mewah Bugatti Destrier

Kilas Balik Sejarah Bugatti Type 57

Jika karya Programme Solitaire sebelumnya seperti Brouillard dan F.K.P. Hommage berakar dari kisah sejarah, Destrier lahir dari dorongan emosional seni patung (sculptural masterpiece). Meski begitu, konsep dasarnya tetap terhubung erat dengan warisan Bugatti.

Sasis balap Bugatti era klasik Type 57 pernah menjadi fondasi bagi mobil juara Le Mans (Type 57G dan 57C "Tank") sekaligus mobil terindah di dunia, Type 57SC Atlantic.

Destrier dan Bolide meneruskan tradisi tersebut berupa satu sasis carbon fiber monocoque yang melahirkan dua ekspresi visual yang bertolak belakang.

Bentuk penghormatan ini diabadikan melalui plat dedikasi berukir laser di atas kaca depan, yang menampilkan siluet Type 57G Tank dan Type 57SC Atlantic.

Bahasa Desain Baru dan Warna Khusus "Sapphire Celeste"

Director of Design Bugatti, Frank Heyl, menjelaskan bahwa Destrier bukan sekadar mobil untuk dipahami dengan logika, melainkan dirasakan dengan hati.

Beberapa keunikan desain Bugatti Destrier meliputi:

Bugatti Destrier mentransformasi basis mesin balap ekstrem Bugatti Bolide menjadi sebuah mahakarya
Kabin berkonsep Haute Couture

Kabin Mewah Berkonsep Haute Couture

Masuk ke dalam kabin, suasana balap Bolide digantikan oleh nuansa hangat layaknya bengkel penjahit kelas atas (tailor's atelier). Dominasi bahan kulit dan nubuck berwarna Ambre Voyageur (cokelat hangat) dipadukan dengan tekstil rajut 3D canggih.

Benang tembaga ditenun ke dalam kain membentuk pola halo-line melingkar yang mengelilingi interior. Sentuhan aksen logam tempa kembali hadir di tombol pintu, lubang AC, hub kemudi, dan plat ambang pintu. Sebagai identitas asal-usulnya, bendera kecil Prancis turut disematkan di pusat kabin.

Baca Juga: Geely Coolray Versi Modifikasi, Bisa Jadi Inspirasimu Sob

Performa Mesin W16 Tanpa Tanding

Di balik lekuk bodinya yang anggun, Destrier tetap menyimpang buasnya mesin W16 8.0-liter quad-turbocharger milik Bolide. Mesin ini sanggup memuntahkan tenaga hingga 1.600 dk. Namun bagi Bugatti, angka performa tersebut hanyalah bonus, sebab fokus utama Destrier adalah keindahan bentuk dan keahlian kriya (craftsmanship).

Bugatti Destrier dijadwalkan akan tampil perdana secara publik pada ajang Monterey Car Week, yang berpuncak pada acara Pebble Beach Concours d'Elegance pada 16 Agustus 2026.

Baca Artikel Asli