KabarOto.com - Williams akan memperkenalkan paket peningkatan besar yang telah lama dinanti untuk mobil FW48. F1 Baku, Azerbaijan, akan menjadi akhir pekan penting bagi tim Williams tersebut.
Sejauh ini, musim 2026 menjadi masa yang sulit bagi para pembalap Wlliamas yakni Carlos Sainz dan Alex Albon, terutama mengingat potensi menjanjikan yang mereka tunjukkan pada tahun lalu.
Berbagai kendala menyebabkan tim melewatkan sesi uji coba awal (shakedown) di Barcelona, dan saat akhirnya turun ke lintasan, mobil tersebut terbukti memiliki bobot yang jauh melampaui batas ideal serta mengalami sejumlah masalah teknis bawaan.
Baca juga: Carlos Sainz Sepakati Kontrak Baru dengan Atlassian Williams F1
Pembaruan untuk Paruh Musim
Wiliams memutuskan untuk berfokus pada paket pembaruan besar untuk paruh kedua musim, meskipun tim asal Inggris tersebut tetap memperkenalkan sejumlah komponen baru di sepanjang perjalanan, seperti sayap depan yang telah direvisi untuk F1 Silverstone. Selain itu, terdapat pula program berkelanjutan untuk mengurangi bobot mobil.
Namun, hasil yang dicapai berbicara dengan sendirinya. Pada balapan-balapan awal, para pembalap berhasil finis di zona poin sebanyak lima kali, dengan pencapaian terbaik diraih Albon di posisi ke-8 pada F1 Monako yang diwarnai banyak insiden dan kegagalan finis bagi pembalap lain. Akan tetapi, sejak saat itu tim gagal meraih satu pun poin, di mana mobil-mobil mereka umumnya finis di kisaran posisi ke-15, ke-16, dan ke-17.
Hal ini sebagian disebabkan oleh peningkatan tingkat keandalan mobil-mobil dari tim lain dibandingkan dengan balapan-balapan awal, namun juga mencerminkan fakta bahwa para pesaing terus melakukan peningkatan sementara kemajuan yang dicapai Williams tergolong minim.
Baca juga: Berita F1: Alpine Mengumumkan Mike Elliott Sebagai Chief Technical Office
Upgrade di Sirkuit Baku
Dengan kata lain, saat paket pembaruan di Sirkuit Baku disetujui beberapa bulan lalu, angka-angka yang ada tampak menjanjikan dari segi potensi peningkatan performa. Namun, seiring membaiknya performa mobil-mobil lain di papan tengah, tolok ukur persaingan pun telah bergeser.
FW48 dipastikan akan lebih cepat, namun segalanya bersifat relatif, dan mungkin tidak akan terjadi lonjakan posisi yang drastis sebagaimana yang sempat diperkirakan sebelumnya.
Langkah ini kemungkinan juga menjadi upaya terakhir Williams untuk musim 2026, mengingat fokus kini semakin beralih ke musim berikutnya dan pengembangan FW50.
Tahun lalu, Sainz menempati posisi kedua saat kualifikasi dan finis di urutan ketiga di Azerbaijan—sebuah pengingat betapa kompetitifnya Williams di beberapa sirkuit. Seperti halnya Albon, pembalap asal Spanyol itu tetap menjaga ekspektasinya agar tidak berlebihan.