KabarOto.com - Sesi kualifikasi F1 Meksiko 2026 di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez berlangsung sangat ketat, Sabtu (31/10). Pembalap muda Mercedes-AMG Petronas F1, Kimi Antonelli, mencatatkan waktu 1 menit 16,707 detik pada sesi Q3 dan meraih posisi kelima.
Namun, berkat penalti penurunan posisi yang diterima Max Verstappen, Kimi dipastikan mengawali balapan hari Minggu dari posisi keempat (P4).
Meskipun merasa belum tampil maksimal saat kualifikasi akibat kendala grip ban, posisi P4 memberikan keuntungan strategis yang sangat besar. Mercedes kini menyiapkan skenario balap pintar untuk membawa Antonelli bersaing memperebutkan podium utama.
Baca Juga: Jadwal F1 Meksiko 2026, Kimi Antonelli Siap Kunci Gelar Juara Dunia
Keuntungan Jalur Start Panjang Menuju Tikungan Pertama
Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez memiliki salah satu trek lurus menuju Tikungan 1 (Turn 1) terpanjang dalam kalender Formula 1. Memulai balapan dari baris kedua di P4 memberikan posisi slipstream ideal bagi Kimi Antonelli untuk melakukan akselerasi cepat sejak lampu padam.
Toto Wolff, CEO & Team Principal Mercedes, menegaskan bahwa peluang balapan masih sangat terbuka lebar karena jarak antar mobil di baris terdepan sangat tipis.
Marjin kecepatan balap sangat tipis. Kami memulai dari posisi di mana kami bisa bertarung. Fokus kami adalah mengeksekusi balapan yang bersih dengan kedua mobil dan memanfaatkan setiap peluang yang ada,
ujar Toto Wolff.
Tabungan Ban Soft: Senjata Rahasia Kimi Antonelli
Salah satu faktor pembeda paling krusial yang dimiliki Kimi Antonelli untuk balapan besok adalah ketersediaan satu set ban Soft baru yang berhasil disimpan selama sesi kualifikasi. Keberadaan ban ini membuka variasi strategi pit stop yang lebih agresif (undercut atau overcut).
Kimi Antonelli mengungkapkan optimismenya untuk memaksimalkan potensi ban cadangan tersebut di lintasan.
Ini bukan kualifikasi terbaik saya karena kesulitan menemukan grip di Q3. Namun, kami berada di P4 dan memiliki banyak peluang. Kami menyimpan satu set ban Soft yang bisa memberi kami opsi strategi bagus saat balapan,
ungkap Kimi Antonelli.
Manajemen Suhu Mesin dan Rem di Dataran Tinggi Mexico City
Tantangan terbesar pada gelaran F1 Meksiko terletak pada kondisi udara tipis di dataran tinggi Mexico City. Seluruh tim dituntut melakukan manajemen pendinginan mesin (Power Unit) dan sistem pengereman secara ekstra hati-hati agar kendaraan tetap bertahan hingga garis finis.
Andrew Shovlin, Trackside Engineering Director Mercedes, menjelaskan bahwa manajemen suhu akan menjadi kunci utama dalam menentukan pemenang balapan.
Kecepatan long-run kami di hari Jumat terlihat kompetitif. Namun, mengelola suhu rem dan Power Unit akan menjadi faktor penentu utama. Kedua pembalap kami bisa bertarung merebut podium dan kemenangan jika mampu mengendalikan suhu tersebut dengan baik,
jelas Andrew Shovlin.
Baca Juga: Lewis Hamilton Akhirnya Pole Position pada Kualifikasi di F1 Mexico City
Kolaborasi Dua Mobil Mercedes untuk Amankan Kemenangan
Dengan George Russell memulai balapan dari posisi kedua (P2), hanya terpaut 0,009 detik dari peraih pole position Lewis Hamilton, Mercedes berada dalam posisi taktis yang sangat menguntungkan.
Kerja sama antara Russell di baris terdepan dan Antonelli di P4 dapat dimanfaatkan untuk memecah konsentrasi tim lawan melalui variasi strategi pit stop. Kombinasi start yang bersih, pemanfaatan slipstream, manajemen ban Soft, serta pengawalan suhu mobil menjadi kunci utama Kimi Antonelli untuk mengamankan kemenangan pertamanya di F1 Meksiko 2026.