OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Pengapian dan Knalpot Optimal Kunci Kenaikan Tenaga di Dyno Test

Kipli - 2 jam, 30 menit lalu
OtoTips Tips Mobil Tips Motor

KabarOto.com - Mesin dyno adalah suatu alat pengukur tenaga kendaraan yang sifatnya mutlak. Output-nya berupa angka torsi dan daya kuda, yang merupakan kondisi terkini dari performa yang dihasilkan oleh mesin kendaraan itu sendiri.

Dyno test bukan hanya identik dengan modifikasi mesin saja, namun mesin standar pun sebenarnya bisa atau perlu juga melakukan dyno test untuk mengetahui performa yang dihasilkan mesin.

Baca Juga: Pilih Knalpot Harian dan Balap Enggak Bisa Asal, Ini Kata Ahlinya

Parts Performa

"Apalagi setelah ganti parts performa, dyno test bisa jadi tolak ukur ubahan tenaga yang dilakukan. Bisa jadi penurunan maupun kenaikan secara skala kecil maupun signifikan," kata Rony Suwanto selaku pemilik produk RS-1.

Sebagai contoh, dilakukan uji praktik sebuah sepeda motor Kawasaki Ninja RR 150 dengan spesifikasi karburator PWK 28 milik Kawasaki KX85, tabung RIS milik Honda Nova Dash, sektor transmisi Daytona dan gas buang menggunakan produk custom.

Baca Juga: Kaum Hawa Simak Tips Ini Supaya Enggak Ricuh Berkendara di Jalan

Hasil Peningkatan Tenaga dan Torsi

Hasil dyno test yang terbaca oleh alat dyno test Leads di ShutterSpeed Racing Team dengan spesifikasi tersebut setelah menjalani 2 kali run atau 2 sesi pengetesan adalah 31,4 dk dengan torsi 20,27 Nm.

Spesifikasi pun disesuaikan sedikit dengan penggantian chamber dan silencer RS-1 beserta instalasi volt stabilizer-nya atau yang kerap disebut 'kabel lontong'. Setelah dilakukan penyesuaian, tenaga pun mengalami kenaikan menjadi 33,3 dk dan torsi menjadi 22,42 Nm.

"Pengapian yang sempurna dipadukan dengan gas buang yang optimal sesuai perhitungan, bakal mendongkrak tenaga. Untuk ubahan yang minim dengan kenaikan angka tersebut, terbilang cukup untuk mesin standar harian," tutup Rony.

Baca Artikel Asli