Pentingnya Menjaga Kondisi Kelistrikan Sepeda Motor, Ini Akibatnya Jika Lupakan

Kipli Jumat, 31 Januari 2025

KabarOto.com - Musim hujan meningkatkan risiko masuknya air ke dalam sistem kelistrikan motor, yang dapat menyebabkan korsleting. Air yang mengalir ke konektor, kabel, atau komponen kelistrikan lainnya, berpotensi merusak berbagai komponen, seperti aki, sekring, hingga sistem ECU (Electronic Control Unit).

Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman menjelaskan, masalah pada sistem kelistrikan dapat mempengaruhi berbagai fungsi penting motor, seperti starter elektrik, sistem pengapian, dan sistem penerangan.

"Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan motor sulit dihidupkan, menurunnya performa mesin, atau berkurangnya efektivitas sistem lampu, yang sangat berbahaya saat berkendara," ucapnya.

Baca Juga: Modifikasi Jangan Korbankan Kelistrikan pada Kendaraan, Pahami Dampak Negatifnya

Kerusakan kecil pada kabel atau konektor yang terabaikan, dapat berkembang menjadi kerusakan lebih besar. Misalnya, kabel terkelupas dapat memperpendek usia komponen lain seperti aki atau alternator jika tidak segera diperbaiki.

"Lampu utama, lampu rem, dan lampu sein adalah komponen vital untuk keselamatan, terutama di musim hujan saat visibilitas berkurang. Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik, agar dapat menghindari kecelakaan," tambahnya.

Baca Juga: Ini Spesifikasi Mitsubishi L100 EV yang Jadi Kendaraan Listrik Niaga Ringan di Indonesia

Menurut Ade, di musim hujan, aki bekerja lebih keras karena penggunaan lampu atau aksesori lainnya meningkat. Jika sistem pengisian tidak berfungsi optimal, aki dapat cepat habis dan menyebabkan gangguan pada motor.

Motor dengan teknologi injeksi seperti PGM-FI memiliki sensor-sensor elektronik yang sangat sensitif terhadap air dan kelembapan. Jika sensor terganggu, pembacaan data oleh ECU dapat terpengaruh, sehingga motor bisa mogok atau tidak berjalan dengan lancar.

Bagikan

Baca Original Artikel