OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Penyebab dan Cara Mengatasi Stang Motor Bergetar

Irma Anggia Novita - Jumat, 25 Agustus 2017
Ulasan Aksesori

Kabaroto.com - Kendaraan baru memang nyaman untuk dikendarai. Namun tidak sama halnya, dengan motor yang sudah memiliki umur. Banyak sekali hal yang selalu menjadi masalah, mulai dari motor susah hidup, busi cepet mati dan masih banyak hal lainya.

Pada kesempatan kali ini Kabaroto akan membahas tentang penyebab dan cara mengatasi stang motor bergetar atau goyang ketika dikendarai.

Stang atau kemudi motor, memiliki peranan penting pada sebuah kendaraan roda dua. Untuk menjaga agar stang selalu stabil, tentunya harus dirawat dengan baik. Namun jika sobat pernah mengalami jatuh dari motor pastinya stang menjadi tidak lagi stabil.

Namun yang sering pengguna kendaraan roda dua keluhkan adalah stang terasa goyang atu bergetar ketika di kendarai padahal tidak mengalami jatuh atau tabrakan. Nah jika hal ini terjadi tentunya menjadi sebuah tanda tanya besar. Ko bisa? bisa saja sih karena banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan stang atau kemudi bergetar atau goyang ketika dikendarai.

Hal yang satu ini juga sangat mempengaruhi stang motor goyang, biasanya terasa banget ketika sobat melewati jalanan bergelombang atau rusak. Untuk mengeceknya sobat bisa melihatnya dari as shockbreaker, jika terlihat keluar oli sudah pasti sockbreaker menjadi tidak stabil yang berimbas kepada stang atau kemudi. Untuk memperbaiknya sebaiknya sobat mengganti sealnya namun jika asnya baret alangkah baiknya diganti juga. Jangan lupa juga sekalian ganti olinya dan wajib olinya harusa sama banyaknya antara kiri dan kanan.

Di jalan raya banyak sekali yang berlubang, tentunya hal ini sangat beresiko bagi pengendara roda dua. Kalau tidak hati-hati beresiko jatuh dari motor dan bisa juga berakibat velg motor menjadi bengkok. Jika stang motor terasa goyang bisa diakibatkan dari velg yang sudah tidak balance lagi, untuk mengeceknya menyetandarkan tinggi motornya lalu putar ban nya. Jika terlihat goyang berarti memang velgnya bengkok.

Gejala pertama biasanya stir motor terasa berat ketika belok namun lama kelaman jika sudah parah stir terasa goyang dan tidak setabil ketika di kendarai. Nah untuk itu sobat bisa mengencangkan dulu komstir nya namun jika gejalanya tidak hilang berarti memang komstir sudah benar-benar rusak. Untuk harga komstirnya bervariasi ko, namun tidak terlalu mahal juga. Yang pasti harga komstir sebanding dengan kenyaman stang sobat.

Jika hal pertama sudah diganti namun masih goyang, sebaiknya sobat periksa piringan cakramnya. Untuk mengecek piringan cakram bengkok, sobat bisa membukanya lalu letakan di kaca, jika terasa goyang berarti piringanya rusak namun bisa juga dengan melihat kampas rem nya. Jika kampas rem cakram habis namun tidak rata bisa dipastikan piringanya bengkok. Untuk mengatisipasinya, sobat bisa menggantinya dengan piringan cakram baru namun sebaiknya beli piringan yang sudah punya nama karena jika membeli yang abal-abal biasnya suka berkarat.

Biasanya yang umum, terjadi diakibatkan karena laher sudah goyang atau oblak. Laher sendiri memiliki usia pakai namun yang sering mengakibatkan laher goyang diakibakan karena kemasukan air atau sering masuk lobang jalan. Untuk mengantisifasinya sobat bisa menggantinya dengan bearing yang berkulaitas atau asli dan jangan lupa ditambahkan gemuk supaya hasilnya lebih maksimal.

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT