Kabaroto.com - Perusahaan otomotif Renault memiliki cara unik agar baterai bekas mobil listrik mereka tak terbuang sia-sia, yakni dengan mengolah kembali menjadi sistem penyimpanan energi untuk perumahan.
Untuk mewujudkan keinginannya itu, Renault menggandeng perusahaan energi perumahan, Powervault. Demikian dilansir dari Autocar, Kamis (8/6/2018).
Renault bahkan mengklaim penggunaan baterai bekas mobil listrik mereka bisa mengurangi biaya listrik di perumahan hingga 30 persen.
Renault dan Powervault berencana menciptakan 50 unit baterai pintar sebagai awalan. Kini, mereka dalam tahap mengukur kinerja baterai yang direkur dibandingkan dengan baterai konvensional.
"Baterai diambil kembali oleh diler Renault dan dikeluarkan dari mobil. Kemudian baterai lithium-ion itu dites dan dinilai. Baterai yang kondisinya lebih dari 70 persen kemudian dikemas kembali ke dalam kemasan baterai portable yang lebih kecil oleh Powervault," ujar juru bicara Renault.
"Setiap paket terdiri dari 8 modul yang memberi kapasitas baterai 2,5 kWh. Modul baterai yang kondisinya di bawah 70 persen akan didaur ulang," sang juru bicara menambahkan.