OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Rolls-Royce Project Nightingale: Coachbuild Elektrik Ultra Mewah

Kusnadi Chahyono - Selasa, 22 September 2026
OtoNews Konsep News

KabarOto.com - Produsen otomotif ultra-mewah asal Inggris, Rolls-Royce Motor Cars, resmi memulai program pengujian ketat untuk lini terbaru mereka, Project Nightingale.

Mengusung konsep Coachbuild Collection, kendaraan listrik (all-electric) ini diproduksi secara sangat terbatas, yakni hanya 100 unit di seluruh dunia.

Program pengujian ini mencakup total akumulasi 350 minggu pengembangan oleh tim insinyur Rolls-Royce. Lini prototipe disiksa melintasi berbagai iklim ekstrem di dunia, mulai dari jalanan pesisir Mediterania, kawasan Lingkar Artik yang membeku, hingga padang pasir Gurun Arabia dengan temperatur tinggi dan ketinggian mencapai 2.750 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga: Setiap Model Punya Karakter, Kenali Lini Chery Super Hybrid

Rolls-Royce Motor Cars

Inspirasi Nama dan Aerodinamika Canggih

Nama Project Nightingale diambil dari kata Le Rossignol (bahasa Prancis untuk burung nightingale), yakni nama kediaman yang dibangun oleh Sir Henry Royce untuk para desainer dan insinyurnya di wilayah Riviera, Prancis Selatan.

Pengujian jalan raya ini meneruskan tradisi pengujian daya tahan yang telah dilakukan Rolls-Royce sejak lebih dari satu abad lalu.

Secara teknis, prototipe Project Nightingale telah melalui 1.430 jam pemodelan aerodinamika digital dan simulasi wind tunnel.

Pengujian kecepatan tinggi dilakukan di fasilitas privat hingga kecepatan puncak 250 km/jam untuk memastikan tingkat kekedapan kabin yang sempurna khas Rolls-Royce.

Rolls-Royce Motor Cars

Project Nightingale menangkap semangat berani yang sama seperti saat Sir Henry Royce membangun mobil eksperimental 'EX' pada tahun 1920-an, keinginan untuk menemukan potensi sejati Rolls-Royce tanpa terikat konvensi. Setiap detail disempurnakan hingga tingkat luar biasa, bahkan hingga suara penutupan Piano Boot setelah 15.000 siklus pengoperasian.

Chris Brownridge, Chief Executive Rolls-Royce Motor Cars.

Baca Juga: ABT RS3 630 Lebih dari Sekadar Teknologi, Hanya 30 Unit

Fitur Unik Piano Boot dan Deflektor Angin Elektrik

Salah satu inovasi paling menonjol pada kendaraan ini adalah kehadiran Piano Boot, mekanisme bagasi berengsel cantilever yang dapat terbuka secara menyamping. Fitur eksklusif ini diuji membuka dan menutup sebanyak 15.000 kali pengoperasian secara terus-menerus demi menjamin keandalan jangka panjang.

Selain itu, Rolls-Royce menyematkan wind deflector bertenaga listrik penuh untuk mencegah turbulensi udara memasuki kabin saat atap dibuka.

Bagian atap mobil (soft-top) menggunakan kombinasi material peredam suara dari kasmir, kain khusus, dan komposit berkinerja tinggi yang diuji ketahanannya hingga suhu 80°C.

Baca Artikel Asli