Valentino 'The Doctor' Rossi mengaku senang kehilangan Jorge Lorenzo sebagai rekan setim di Yamaha. Di sisi lain, pembalap gaek itu berharap bisa bersaing dengan rekan barunya, Maverick Vinales.
Rossi, yang masih penasaran dan masih berambisi mengklaim juara dunia ke-10 pada 2017, sangat berharap mendapat persaingan dari Vinales. Sebagai catatan, Vinales yang sebelumnya berada di tim Suzuki Ecstar dianggap memiliki performa sensasional sepanjang musim 2016 usai finis di peringkat empat, dengan satu kali tampil sebagai juara dan empat kali naik podium.
Tentu saja, kehadiran Vinales diharapkan bisa menutupi kekurangan pasca kepergian Lorenzo ke Ducati. Potensi Vinales pun turut menjadi perhatian Rossi.
Dalam sebuah wawancara bersama MCN, pembalap 37 tahun itu mengatakan: "Ketika saya mengetahui bahwa Lorenzo akan pergi, saya berpikir 'ahhhh, bagus!' Karena sangat sulit memiliki rekan satu tim secepat Lorenzo, dan saya berpikir mungkin lebih bersama orang lain. Namun sekarang sepertinya Maverick akan sama saja seperti Lorenzo!"
Rossi sebenarnya lebih suka pembalap Honda Repsol, Dani Pedrosa, menjadi rekan barunya. Namun Yamaha lebih memilih untuk mengontrak Vinales selama dua musim.
"Pedrosa akan menjadi rekan yang lebih mudah untuk disaingi. Dia sedikit lebih tua, namun masih bisa bersaing. Namun demikian, saya tak punya hak untuk memutuskan siapa yang menjadi rekan saya, Yamaha memutuskannya tanpa saya."
Musim baru MotoGP dijadwalkan berlangsung pertama kali di sirkuit Internasional Losail, Qatar, pada 26 Maret dan akan ada tes di sirkuit Sepang, Malaysia, pada akhir Januari nanti.