KabarOto.com - Kabar mengejutkan datang dari pabrikan otomotif asal Jepang, Subaru. Bagi Anda pencinta deru mesin boxer yang khas dengan traksi Symmetrical All-Wheel Drive, bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal. Subaru secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka bakal menyetop seluruh penjualan kendaraan bermesin boxer di Benua Biru mulai akhir tahun 2027 mendatang.
Langkah radikal ini diambil bukan tanpa alasan. Tekanan regulasi emisi CO? Uni Eropa yang kian ketat serta aturan sistem keselamatan kendaraan baru menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut. Memasuki tahun 2028, lini produk Subaru stop mesin boxer Eropa dan secara penuh bertransformasi menyajikan lini kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle / BEV).
Tekanan Regulasi Emisi dan Biaya Sertifikasi yang Tinggi
Aturan rata-rata emisi armada (fleet emission target) di Uni Eropa memang sangat mencekik bagi pabrikan dengan volume penjualan tergolong kecil. Bagi Subaru yang memegang pangsa pasar sekitar 0,1 persen di Jerman, biaya homologasi serta sertifikasi ulang untuk memenuhi standar emisi teranyar dinilai sudah tidak masuk akal secara ekonomis.
Selain emisi, kewajiban penerapan fitur keselamatan aktif modern seperti Advanced Driver Distraction Warning (ADDW) turut menambah deretan beban finansial. Daripada menanggung denda emisi yang jumbo dan pengeluaran homologasi yang tinggi, pabrikan berlogo bintang pleiades ini memilih melangkah lebih awal menuju era elektrifikasi penuh.
Jadwal Penarikan Model Legendaris Subaru di Pasar Eropa
Proses penarikan kendaraan bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine / ICE) serta varian mild-hybrid e-Boxer akan dilakukan secara bertahap. Model pertama yang akan dipensiunkan adalah Subaru Outback bermesin 2.500cc naturally aspirated pada akhir tahun 2026.
Selanjutnya, giliran deretan model populer seperti Subaru Forester, Crosstrek, dan Impreza yang mengusung teknologi e-Boxer 2.000cc akan menyusul ditarik dari dealer sepanjang tahun 2027. Praktis, setelah tahun 2027 berakhir, tidak ada lagi mobil baru Subaru bermesin bensin yang dijual di kawasan Eropa.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser 75th Anniversary, Patut Jadi Incaran Para Kolektor
Tiga Model Mobil Listrik Andal Siap Mengaspal Mulai 2028
Memasuki tahun 2028, pameran dan jaringan diler resmi Subaru di Eropa hanya akan diisi oleh tiga lini mobil listrik murni. Ketiga model tersebut dikembangkan memanfaatkan platform berbagi bersama Toyota.
Ketiga amunisi ramah lingkungan tersebut meliputi Solterra, E-Outback, dan sebuah SUV kupe kompak bernama Uncharted. Langkah kolaborasi ini menjadi solusi efisien bagi Subaru untuk tetap menyajikan performa penggerak seluruh roda yang tangguh, namun tetap patuh pada aturan lingkungan hidup.
Mesin Boxer Tetap Eksis di Pasar Luar Eropa
Bagi Anda yang khawatir mesin boxer akan punah sepenuhnya, tenang saja. Keputusan penghentian mesin ikonik ini hanya berlaku khusus untuk wilayah Eropa.
Untuk pasar besar lainnya seperti Amerika Serikat, Asia, hingga Australia, Subaru menegaskan tetap akan memproduksi dan menjual kendaraan bermesin boxer serta varian Full-Hybrid. Jadi, warisan kebanggaan mekanikal Subaru masih tetap hidup di berbagai belahan dunia lainnya.