KabarOto.com - Honda menyiapkan SUV listrik terbaru, Honda 0 Alpha, yang dijadwalkan melakukan debut global pada 2 Desember 2026. Model ini direncanakan menyasar sejumlah negara, termasuk Indonesia, Jepang, Thailand, dan Malaysia, dengan pengiriman ditargetkan mulai awal 2027.
Kehadiran Honda 0 Alpha menjadi langkah Honda untuk tetap mengembangkan kendaraan listrik, meski sebelumnya membatalkan sejumlah proyek EV di Amerika Utara dan mengalihkan fokus di kawasan tersebut ke kendaraan hybrid.
Berbeda dari strategi di pasar Amerika, SUV listrik ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar Asia.
Saat ini, prototipe Honda 0 Alpha dilaporkan sedang menjalani pengujian jalan di India dan Jepang. Meski begitu, spesifikasi lengkap dan nama komersial finalnya masih belum diumumkan.
Honda 0 Alpha Usung Desain SUV Kotak
Dari sisi tampilan, Honda 0 Alpha mempertahankan desain SUV dengan bodi mengotak dan bagian depan tegak. Karakter tersebut dipadukan dengan garis atap tinggi, lengkungan roda berbentuk persegi, serta gagang pintu rata dengan permukaan bodi.

Di dalam kabin, Honda 0 Alpha diperkirakan dibekali layar sentuh berukuran besar di bagian tengah dasbor, panel instrumen digital, dan atap panoramik.
Sistem keselamatan berkendara berbasis Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2 juga diperkirakan tersedia.
Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh Honda 0 Alpha
Honda 0 Alpha disebut akan menggunakan platform kendaraan listrik yang dikembangkan sendiri oleh Honda. Mobil ini diperkirakan hadir dengan dua pilihan kapasitas baterai, yakni 61 kWh dan 75 kWh.
Honda menargetkan jarak tempuh hingga 650 km berdasarkan informasi yang beredar.
Baca juga: BYD Fang Cheng Bao Bao 8 Pamer Kemampuan, Bisa Jalan Sembari Angkat Satu Roda
Untuk saat ini, Honda belum mengumumkan secara lengkap tenaga motor listrik, torsi, kemampuan pengisian daya, maupun detail teknis lain dari SUV tersebut.
Diproduksi di India, Indonesia Masuk Daftar Pasar Tujuan
Honda 0 Alpha dilaporkan akan diproduksi di fasilitas Honda di Tapukara, Rajasthan, India. Pabrik tersebut diproyeksikan melayani pasar domestik sekaligus ekspor ke sejumlah negara.

Selain Jepang, Thailand, dan Malaysia, Indonesia serta Filipina juga disebut masuk dalam daftar negara tujuan ekspor.
Jika benar dipasarkan di Indonesia, Honda 0 Alpha berpotensi menjadi tambahan pilihan SUV listrik dari merek Jepang. Namun, daya saingnya nanti akan sangat bergantung pada harga jual, jarak tempuh, fitur, serta dukungan layanan purnajual.
Strategi Mobil Listrik Honda Beralih ke Pasar Asia
Langkah Honda memperkenalkan 0 Alpha menunjukkan bahwa evaluasi strategi EV tidak serta-merta berarti perusahaan menghentikan seluruh pengembangan mobil listrik.
Honda justru menyiapkan model yang menyasar pasar Asia, dengan India sebagai basis produksi yang dilaporkan akan melayani kebutuhan domestik dan ekspor.
Baca Juga: BYD Seagull Generasi Terbaru Meluncur 20 Oktober, Lebih Besar dan Pakai LiDAR
Strategi ini memungkinkan Honda menyesuaikan produk dengan karakter pasar yang berbeda. Sementara Amerika Utara menjadi fokus pengembangan hybrid, pasar Asia tetap berpeluang mendapatkan model listrik baru.
Meski demikian, Honda 0 Alpha masih harus menunggu debut globalnya pada Desember 2026 untuk mengungkap spesifikasi final, nama resmi, dan detail pemasarannya. Kepastian mengenai harga serta jadwal penjualan di Indonesia juga masih dinantikan.