KabarOto.com – Proton memperluas jangkauan ekspor dengan menambahkan negara tujuan dan melakukan perakitan lokal, kemudian dipasarkan di negara lain.
Sebelumnya, pabrikan asal Malaysia tersebut telah mengumumkan jumlah ekspor yang meningkat 10,6% di tahun ini. Selain itu, debut produk Proton X50 di Brunei Darussalam sekaligus menjadi negara pertama yang menerima ekspor SUV tersebut.
Baca Juga : Maserati Sebut Kamboja Punya Potensi Bagus Soal Mobil Mewah
Bukan hanya itu, Proton Saga juga sudah dijadwalkan meluncur secara virtual di Bangladesh, Mesir, Kenya, Pakistan dan Nepal. Sedan tersebut juga akan dirakit secara lokal.
Melalui laman resminya, Dato 'Sri Syed Faisal Albar, Ketua Proton Holdings Berhad mengatakan, “Semua ini merupakan rencana sepuluh tahun yang dibuat pada awal kemitraan strategis kami dengan Geely.”
Baca Juga : Masa Pemulihan, Ekspor Mobil Toyota Mencapai 127 Ribu
Meskipun sempat terganggu akibat pandemi Covid-19, Proton mengatakan berkat kerja keras dan dukungan kuat dari berbagai instansi pemerintah, Proton bisa kembali ke jalur sesuai yang direncanakan.
Menjadi market leader di pasar domestik merupakan salah satu target perusahaan, eksistensi di pasar internasional juga menjadi sangat penting untuk Proton dan Malaysia. Sebagai informasi tambahan, ekspor mobil Proton telah dimulai dengan Proton Saga pada tahun 1989 dan sebanyak 405.267 unit telah terjual di berbagai pasar global.