Smart #2 Mobil Listrik Mini Kolaborasi Geely dan Mercedes-Benz Siap Masuk Pasar Global

Pradia Eggi Selasa, 27 Januari 2026

KabarOto.com - Smart, merek mobil kompak hasil kolaborasi Geely dan Mercedes-Benz, bersiap menghadirkan model listrik terbarunya, Smart #2, yang dijadwalkan melakoni debut global pada ajang Beijing Auto Show 2026 pada April mendatang. Mobil ini akan diproduksi massal di Tiongkok dan akan dipasarkan di Tiongkok dan Eropa mulai akhir 2026.

Smart #2 menjadi model keempat dalam lini kendaraan listrik Smart setelah Smart #1, #3, dan #5. Kehadirannya sekaligus menandai kembalinya Smart ke segmen mobil kota berukuran kecil, setelah beberapa tahun terakhir fokus mengembangkan SUV listrik berukuran lebih besar.

Sebagai informasi, Smart saat ini merupakan perusahaan patungan 50:50 antara Geely dan Mercedes-Benz yang berdiri sejak 2019, dengan kantor pusat di Ningbo, Provinsi Zhejiang, China. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian Geely dalam teknologi elektrifikasi dengan sentuhan desain khas Mercedes-Benz.

Kembali ke Mobil Kecil

Meski dalam beberapa tahun terakhir Smart cenderung meninggalkan segmen city car, kehadiran Smart #2 menjadi sinyal kembalinya merek ini ke DNA awalnya.

Model ini akan menjadi mobil listrik dua pintu dengan dua tempat duduk, menyasar pengguna urban yang membutuhkan kendaraan ringkas, efisien, dan ramah lingkungan.

Smart #2 masih diselimuti kamuflase. (Foto: Carnewschina)

Pihak Smart mengonfirmasi bahwa prototipe pra-produksi Smart #2 akan tampil perdana di Beijing Auto Show 2026. Mobil ini dibangun di atas arsitektur baru bernama ECA (Electric Compact Architecture) dan menggunakan sistem penggerak listrik yang dikembangkan oleh Geely.

Sementara itu, desain eksterior sepenuhnya ditangani oleh tim Mercedes-Benz, yang dikenal kuat dalam karakter desain premium.

Sebelumnya, mobil ini juga sempat tertangkap kamera saat menjalani uji jalan pada Desember 2025, menandakan bahwa proses pengembangan sudah memasuki tahap akhir.

Produksi Massal dan Target Pasar

CEO Smart global, Tong Xiangbei, mengungkapkan bahwa pengembangan mobil mikro justru memiliki tantangan tersendiri, bahkan lebih kompleks dibanding mobil berukuran besar.

Di sisi lain, Presiden Smart Eropa Dirk Adelmann menegaskan bahwa perusahaan tetap menargetkan profitabilitas dari model ini, meski bermain di segmen kendaraan mungil.

Baca Juga: BAIC Arcfox Kaola S 2026 Resmi Meluncur, Jangkau 520 Km Harganya Cuma Rp200 Jutaan

Smart #2 saat uji jalan. (Foto: Smart)

Spesifikasi Singkat dan Karakter Desain

Berdasarkan informasi awal, Smart #2 akan mengusung motor listrik tunggal di roda belakang dengan baterai berkapasitas sekitar 30 kWh. Sedangkan dimensinya memiliki panjang bodi sekitar 2,700 mm dengan jarak sumbu roda 1,9 meter.

Secara desain, mobil ini mempertahankan karakter khas Smart Fortwo generasi terdahulu, dengan overhang pendek, lampu depan oval, serta roda berukuran relatif besar yang memberi kesan lincah.

Baca Juga: GWM Ora 5 Tampil Lebih Besar Dibanderol Mulai Rp235 Jutaan, Ada Varian Hybrid

Perkuat Posisi Smart di Pasar Global

Kehadiran Smart #2 diharapkan mampu mendongkrak penjualan global merek tersebut, khususnya di pasar Tiongkok. Sepanjang 2025, Smart mencatatkan penjualan sebanyak 30.799 unit berdasarkan data China EV DataTracker.

Saat ini, Smart telah beroperasi di 39 negara, dan kehadiran Smart #2 diyakini akan menjadi strategi penting untuk memperluas jangkauan pasar, terutama di segmen kendaraan listrik perkotaan yang semakin kompetitif.

Bagikan

Baca Original Artikel