Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Triumph Bonneville Bobber Rasa Porsche 911 Dakar Karya Thornton Hundred

Senin, 26 Januari 2026
Triumph Bonneville Bobber Rasa Porsche 911 Dakar Karya Thornton Hundred

Triumph Bonneville Bobber. (Foto: Pipeburn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Seorang pemilik Porsche 911 Dakar edisi terbatas memesan motor kustom di Thornton Hundred Motorcycles. Gunakan Triumph Bobber sebagai fondasinya, Tim Thornton melakukan ubahan menyeluruh, namun tetap menjaga karakter asli motor agar tidak kehilangan identitasnya.

Pengerjaan dimulai dari bagian depan. Motor ini dibekali segitiga kemudi custom berbahan aluminium billet yang dipadukan dengan batang kemudi titanium serta bantalan baru.

Kekuatan Komponen yang Terukur

Seluruh komponen tersebut dilapisi Cerakote hitam untuk meningkatkan daya tahan. Rangka pun mendapat penguatan di sejumlah titik penting demi meningkatkan kekakuan dan stabilitas.

Spatbor depan tak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menjadi penopang tambahan untuk garpu depan.

Motor ini juga menggunakan pelek serat karbon Rotobox yang ringan namun kokoh, dipadukan dengan ban Dunlop Mutant. Kombinasi ini mampu menekan bobot unsprung sekaligus meningkatkan karakter berkendara.

Urusan pengereman dipercayakan pada cakram floating bergaya gelombang dari EBC, baik di roda depan maupun belakang.

Corak warna bodi disesuaikan Porsche 911 Dakar.

Sistem pencahayaan juga mendapat perhatian khusus. Lampu depan LED dipadukan dengan lampu sorot tambahan dari PIAA, yang terpasang di area depan bersama crash bar. Di antara keduanya, terpasang pelindung radiator bermerek Thornton yang semakin menegaskan karakter garang motor ini.

Sebagai penghormatan terhadap Porsche 911 Dakar, motor ini bahkan dibekali towing hook hasil pengerjaan CNC yang terpasang di bagian bawah rangka.

Meski lebih soal estetis, detail ini memperkuat hubungan visual antara motor dan mobil sang pemilik. Sentuhan khas Porsche juga terlihat di bagian belakang melalui jok custom yang dilapisi kombinasi kulit hitam dan Alcantara, dijahit dengan benang biru yang kontras.

Baca Juga: Replika Yamaha R1 Toprak Razgatlioglu Dijual, Harganya Tembus Rp1,2 Miliar

Tampilan belakang minimalis menggunakan stoplamp kecil.

Jok tersebut dipasang di atas dudukan billet khusus yang bisa disesuaikan, sehingga posisi duduk tetap nyaman. Di bagian belakang, lampu LED multifungsi berperan sebagai lampu rem sekaligus sein, membuat tampilan belakang terlihat minimalis.

Dudukan pelat nomor dipasang menyamping di sisi kiri, mempertegas gaya custom yang rapi dan tidak berlebihan.

Area kokpit pun dirancang sebersih mungkin. Setang dilengkapi spion bawah dan lampu sein dari Motogadget, sementara pelindung rantai minimalis melengkapi tampilan belakang dengan sentuhan akhir yang rapi.

Mesin Tetap Standar

Untuk sektor mesin, bagian dalam dibiarkan standar. Namun tampilannya dipercantik dengan emblem khas Thornton. Fokus utama justru tertuju pada sistem knalpot buatan tangan yang menjadi daya tarik utama.

Baca Juga: Ducati Luncurkan Panigale V4 Replika Juara Dunia Marquez 2025, Cuma 293 Unit

Pertahankan mesin bawaan Triumph Bobber.

Pipa knalpot dibuat dari potongan-potongan kecil yang disusun membentuk spiral, sebelum berakhir dengan ujung miring yang artistik. Secara visual, knalpot ini bisa dianggap sebagai karya seni tersendiri.

Skema warna motor jelas terinspirasi dari Porsche 911 Dakar milik sang pemilik. Perpaduan biru dan putih dipisahkan garis merah dan emas khas livery Rothmans.

Logo Thornton Hundred menghiasi tangki, sementara angka 70 tampil di panel samping. Pelek karbon Rotobox juga dicat putih untuk menyempurnakan tampilannya.

Baca Juga: Fitur dan Warna Anyar Royal Enfield Hunter 350 Mulai Rp108 Jutaan

 

Simulasi Kredit

Minimal Rp 20.000.000 - Maksimal Rp 100.000.000.000
%
DP
Pokok Pinjaman
Total Bunga
Angsuran / Bulan
 

Tags:

#Triumph Bonneville # Triumph Bonneville Bobber #Motor Kustom
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Pradia Eggi

Memulai karir sebagai tim Creative Research and Development di salah satu stasiun televisi swasta, memiliki ketertarikan terhadap visual dan musik. Lalu berperan sebagai Redaktur Pelaksana di sebuah media kawasan dan saat ini berperan aktif sebagai editor KabarOto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan