OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Stok Pertalite Aman hingga 18 Hari, Bahlil Fokus Perlancar Distribusi

Dian Tami Kosasih - Selasa, 20 Oktober 2026
Oto News

KabarOto.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional berada dalam kondisi aman. Setelah pasokan di Bali kembali pulih, pemerintah memusatkan perhatian pada perbaikan serta penguatan jalur distribusi logistik ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.

Cadangan BBM Pertalite hingga 18 Hari

Usai memimpin rapat koordinasi di Fuel Terminal Sanggaran, Denpasar, Bahlil mengungkapkan bahwa cadangan nasional untuk jenis Pertalite (RON 90) berada di kisaran 16 hingga 18 hari. Sementara itu, stok BBM lainnya tercatat di atas 20 hari, sehingga telah memenuhi standar minimum nasional.

Saya katakan bahwa cadangan nasional kita di atas 16-18 hari. Sekarang distribusinya yang kita perlancar,

ujarnya.

Bahlil juga menegaskan, pasokan untuk komoditas solar saat ini sudah aman tanpa perlu melakukan impor, sedangkan sebagian kebutuhan Pertalite masih dipenuhi melalui impor.

Evaluasi Gangguan Pasokan BBM

Gangguan pasokan yang sempat terjadi di Bali beberapa waktu lalu dijadikan bahan evaluasi penting oleh pemerintah. Keterlambatan jadwal pengiriman kapal dari Jawa sebelumnya sempat membuat cadangan di Bali merosot hingga 3-4 hari. Setelah penambahan armada kapal dilakukan, stok di Bali kembali normal di kisaran 11-12 hari dan antrean di SPBU berangsur terurai.

Baca Juga: Yamaha Fazzio Hybrid Konsumsi BBM 58 kpl, Intip Spesifikasinya

Evaluasi tersebut turut mencakup laporan Direktur Utama Pertamina terkait kendala distribusi di sejumlah wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Di daerah-daerah tersebut, jalur distribusi BBM yang mengandalkan angkutan kapal melalui sungai sempat terkendala akibat pendangkalan sungai akibat faktor cuaca, sehingga kapal berukuran besar kesulitan melintas.

Sebagai solusi, pengiriman di wilayah-wilayah tersebut dialihkan menggunakan jalur darat meskipun memakan waktu lebih lama. Pemerintah pun menginstruksikan Pertamina untuk menambah armada pengangkut guna memastikan kelancaran arus distribusi ke depan.

Baca Juga: Darurat BBM! Damri Minta Maaf, Puluhan Rute Bus dari Jabodetabek hingga Papua Berpotensi Terganggu

Baca Artikel Asli