OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Teknologi Maxdecal dan Kreativitas Erika Richardo Hiasi MFoS 2026

Kusnadi Chahyono - Kamis, 07 Mei 2026
OtoSport Nasional

KabarOto.com - Gelaran Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 yang berlangsung pada 1-3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi panggung pembuktian bagi Maxdecal.

Sebagai pelopor stiker otomotif berkualitas, Maxdecal memberikan dukungan penuh pada ajang Radical Time Attack 2026 melalui kolaborasi strategis bersama talenta muda Erika Richardo dan J Owen. Langkah ini menegaskan posisi Maxdecal dalam memperkuat sinergi antara dunia motorsport dan industri kreatif nasional.

Kehadiran Maxdecal di sirkuit kebanggaan Indonesia ini tidak sekadar pelengkap estetika. Produk mereka menjadi standar tampilan bagi seluruh mobil balap di seri Radical Combiphar Time Attack 2026 dan Liqui Moly Subaru BRZ Super Series 2026.

Baca Juga: Menilik Spesifikasi Mazda RX-7 Veilside Han Sung Kang Tokyo Drift

Selain itu, Maxdecal juga mengawal debut spektakuler pembalap nasional Sean Gelael yang memacu Ferrari 296 GT3 Evo di ajang GT World Challenge Asia 2026.

Project Director & RnD Maxdecal, Nofian Hendra, menjelaskan bahwa keterlibatan mereka bertujuan untuk mendorong kolaborasi lintas sektor yang lebih luas.

“Partisipasi ini mencerminkan peran aktif Maxdecal dalam mendorong kolaborasi lintas sektor, sekaligus memperkuat sinergi antara industri kreatif dan dunia balap di Indonesia,” ujar Nofian saat ditemui di paddock sirkuit.

Ia menambahkan bahwa seluruh armada balap di kelas utama telah menggunakan produk hasil teknologi terkini dari Maxdecal.

Sorotan utama jatuh pada mobil Radical SR1 XXR milik Erika Richardo yang tampil mencolok dengan livery bertajuk “Starla x Roar”. Desain hasil kerja sama SekuyaEvos dan Tale X tersebut berhasil merepresentasikan identitas digital ke dalam bentuk fisik yang gahar. Nofian menjelaskan bahwa Maxdecal berperan lebih dari sekadar penyedia material.

“Maxdecal hadir sebagai ‘kanvas’ yang memungkinkan visual kreatif diwujudkan secara presisi pada kendaraan balap,” tuturnya.

Mengenai spesifikasi teknis, Maxdecal tidak main-main dalam melindungi bodi mobil yang dipacu dalam kecepatan tinggi. “Hampir 99% bodi mobil Erika dibungkus menggunakan kombinasi material Maxdecal seri APV80 dan super gloss VPF100,” ungkap Nofian secara detail.

Kombinasi ini memberikan hasil cetak yang tajam sekaligus perlindungan ekstra terhadap gesekan udara dan suhu mesin yang panas, namun tetap mudah dilepas tanpa merusak cat asli berkat teknologi permanent removable.

Lebih lanjut, Nofian menekankan pentingnya aspek visual dalam membangun karakter sebuah tim balap.

“Kami menghadirkan tampilan visual yang mencolok sekaligus merepresentasikan identitas kreatif dan kompetitif dari tim. Penggunaan livery ini tidak hanya menambah daya tarik estetika kendaraan, tetapi juga mencerminkan sinergi antara dunia motorsport dan industri kreatif digital,” tambahnya mengenai filosofi di balik desain mobil Erika Richardo.

Baca Juga: Inovasi yang Revolusioner dari Brabus Rocket 1000, Hanya 25 Unit

Keberhasilan kolaborasi ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah melalui Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Saat meninjau langsung di Sirkuit Mandalika pada Minggu (3/5), Irene menyatakan kekagumannya pada integrasi industri stiker di dunia balap.

“Ekonomi Kreatif itu luas; berbagai kreativitas hadir melalui industri stiker seperti Maxdecal di dunia motorsport ini. Kementerian Ekraf menilai ajang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperlihatkan integrasi antara ekonomi kreatif, olahraga, dan pariwisata,” kata Irene.

Dukungan dari pemerintah, IMI, serta tokoh balap seperti Sean Gelael diharapkan menjadi pemicu inovasi lebih lanjut bagi pelaku industri kreatif lokal. Maxdecal berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi para seniman digital agar bisa berekspresi di kancah balap internasional.

“Maxdecal terus membuktikan perannya sebagai jembatan yang mempertemukan ekspresi seni digital dengan kecepatan tinggi di lintasan balap, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kreatif di mata dunia,” pungkas Nofian.

Baca Artikel Asli