OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Test Drive Jaecoo J7 SHS: Sulit Dibuat Boros, Bahkan Saat Diajak Berkendara Agresif

Alif Al Tsaqif - Kamis, 11 Juni 2026
Main Categories Berita Foto OtoNews Berita Video Mobil Jaecoo J7

KabarOto.com - Jaecoo J7 SHS hadir sebagai SUV plug-in hybrid yang menawarkan pendekatan berbeda dibanding banyak kendaraan elektrifikasi lainnya.

Alih-alih sekadar mengandalkan klaim efisiensi di atas kertas, teknologi Super Hybrid System (SHS) yang diusung justru menunjukkan kemampuannya dalam kondisi penggunaan nyata. Menariknya, efisiensi tersebut tetap terjaga bahkan ketika kendaraan dikemudikan dengan gaya yang relatif agresif.

Baca Juga: Jaecoo Siapkan Mobil Listrik Baru, Harga Rp300 - 400 Jutaan

Bagian belakang Jaecoo J7 SHS.


Bagi sebagian kendaraan hybrid, konsumsi bahan bakar yang irit biasanya hanya dapat dicapai ketika pengemudi menerapkan teknik berkendara hemat energi. Namun pengalaman tim KabarOto bersama Jaecoo J7 SHS menunjukkan karakter yang berbeda.

Sistem hybrid pada mobil ini mampu mengatur kerja mesin bensin dan motor listrik secara adaptif sehingga konsumsi energi tetap terkendali meskipun mobil beberapa kali diajak berakselerasi spontan.

Spesifikasi Mesin dan Baterai Yang Impresif

Secara teknis, Jaecoo J7 SHS mengandalkan mesin bensin 1.500 cc turbo empat silinder yang menghasilkan tenaga 141 dk dan torsi 215 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 210 dk dan torsi 310 Nm.

Kombinasi keduanya menghasilkan total tenaga sistem sebesar 341 dk dengan torsi mencapai 525 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Di atas kertas, performa tersebut tergolong impresif untuk sebuah SUV keluarga. Jaecoo mengklaim akselerasi 0-100 kpj dapat dicapai dalam 8,5 detik dengan kecepatan maksimum 180 kpj.

Namun yang lebih menarik bukan sekadar angka performanya, melainkan bagaimana sistem SHS mampu menjaga efisiensi tanpa mengorbankan respons akselerasi yang dibutuhkan pengemudi.

Baca Juga: Jaecoo J5 EV Catat 16.000 Pengiriman, Jadi Primadona SUV Listrik

Mobil ini dibekali mesin 4 silinder, turbo, 1.500 cc dipadukan baterai 18,3 kWh

Teknologi SHS menawarkan tiga pilihan mode berkendara, yakni EV+, EV, dan HEV. Pada mode EV+ dan EV, kendaraan sepenuhnya mengandalkan energi dari baterai berkapasitas 18,3 kWh.

Sementara pada mode HEV, sistem akan secara otomatis menentukan kapan motor listrik atau mesin bensin bekerja demi mencapai keseimbangan terbaik antara performa dan efisiensi.

Mesin juga dapat berfungsi sebagai generator untuk menjaga kapasitas baterai tetap berada pada level ideal saat dibutuhkan.

Konsumsi BBM Sangat Efisien

Keunggulan inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Jaecoo J7 SHS sulit dibuat boros. Saat pengemudi meminta akselerasi lebih besar, sistem akan memanfaatkan kombinasi tenaga mesin dan motor listrik secara optimal.

Sebaliknya ketika kendaraan melaju santai atau menghadapi kemacetan perkotaan, motor listrik mengambil porsi kerja yang lebih dominan sehingga penggunaan bahan bakar dapat ditekan.

Sebagai kendaraan PHEV, Jaecoo J7 SHS juga menawarkan fleksibilitas dalam pengisian energi. Baterainya dapat diisi melalui sumber listrik eksternal dan telah mendukung pengisian cepat DC hingga 45 kW.

Dalam pengujian KabarOto, pengisian daya dari 27 persen hingga penuh memerlukan waktu 44 menit dengan biaya sekitar Rp 37.562. Di sisi lain, kendaraan ini tetap dapat digunakan layaknya mobil hybrid konvensional berkat tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter yang menggunakan bensin minimal RON 92.

Baca Juga: Kenapa Jaecoo J5 EV Laris? Ternyata Bukan Cuma Soal Harga

Interior Jaecoo J7 SHS

Untuk menguji efektivitas teknologi SHS dalam penggunaan sehari-hari, tim KabarOto melakukan pengujian konsumsi bahan bakar sepenuhnya di area perkotaan dengan rute SCBD – Lebak Bulus – Ciputat – Senayan – Sentul – Bogor – Fatmawati.

Pengujian dimulai dengan kondisi baterai sekitar 70 persen dan mayoritas perjalanan diwarnai lalu lintas padat khas Jakarta dan sekitarnya.

Meski demikian, pengujian tidak dilakukan dengan pendekatan eco driving. Pada beberapa ruas jalan yang lebih lengang, tim KabarOto beberapa kali mengeksplorasi kemampuan akselerasi Jaecoo J7 SHS untuk merasakan karakter torsi instan yang menjadi salah satu keunggulan sistem hybrid tersebut. Kondisi ini membuat mesin bensin lebih sering aktif untuk mendukung kebutuhan tenaga tambahan.

Hasilnya tetap mengejutkan. Setelah menempuh jarak 242 kilometer, Multi Information Display (MID) menunjukkan rata-rata konsumsi bahan bakar mencapai 23,3 kilometer per liter. Angka tersebut tergolong sangat efisien mengingat kendaraan digunakan di tengah kemacetan perkotaan dan sempat beberapa kali diajak berakselerasi agresif.

Fitur Melimpah Dikelasnya

Selain mengedepankan teknologi elektrifikasi, Jaecoo J7 SHS juga menawarkan kabin yang sarat fitur. Memasuki interior, pengemudi disambut layar sentuh vertikal berukuran 14,8 inci yang menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi kendaraan, mulai dari sistem infotainment hingga pengaturan fitur kendaraan.

Layar tersebut dipadukan dengan panel instrumen digital yang menampilkan informasi berkendara secara lengkap dan mudah dibaca.

Kenyamanan menjadi salah satu fokus utama pada SUV ini. Jaecoo J7 SHS telah dilengkapi jok depan elektrik dengan fitur ventilasi dan pemanas, wireless charger 50 watt dengan sistem pendingin, panoramic sunroof berukuran besar, serta sistem audio premium Sony yang menghadirkan kualitas suara mumpuni di dalam kabin. Material soft touch juga tersebar di sejumlah area sehingga memberikan kesan premium yang cukup terasa di kelasnya.

Baca Juga: 10 Mobil Listrik Terlaris April 2026, Jaecoo J5 EV Kembali Memimpin

Jok menggunakan kulit berkualitas

Dari sisi kepraktisan, mobil ini menyediakan ruang penyimpanan yang melimpah, port USB Type-A dan Type-C untuk penumpang depan maupun belakang, serta bagasi yang luas untuk menunjang kebutuhan perjalanan keluarga.

Pengaturan AC dual zone otomatis juga memungkinkan pengemudi dan penumpang depan mengatur suhu kabin sesuai preferensi masing-masing.

Tak hanya itu, Jaecoo J7 SHS juga dibekali fitur keselamatan dan bantuan berkendara yang tergolong lengkap. SUV ini telah mengusung Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Blind Spot Detection, Rear Cross Traffic Alert, Autonomous Emergency Braking, hingga Traffic Jam Assist.

Kehadiran fitur-fitur tersebut membuat pengalaman berkendara tidak hanya nyaman dan efisien, tetapi juga lebih aman dalam berbagai kondisi perjalanan.

Temuan ini memperlihatkan bahwa teknologi Super Hybrid System pada Jaecoo J7 SHS bukan sekadar fitur pemasaran. Sistem tersebut mampu bekerja efektif dalam berbagai kondisi berkendara dan tidak hanya mengandalkan gaya mengemudi hemat untuk menghasilkan konsumsi bahan bakar yang rendah. Dengan kata lain, efisiensi menjadi karakter bawaan kendaraan, bukan sesuatu yang harus dipaksakan oleh pengemudi.

Baca Juga: Mobil Listrik Terlaris Maret 2026: BYD Atto 1 Merosot Tajam, Jaecoo J5 MemimpinJaecoo Terus Hadirkan Layanan Terpadu Konsep 3S

Jaecoo J7 SHS memiliki desain yang mirip dengan Range Rover

Di Indonesia, Jaecoo J7 tersedia dalam dua pilihan varian. Varian SHS dipasarkan dengan harga Rp 499,9 juta, sementara varian AWD yang menggunakan mesin bensin 1.600 cc turbo dibanderol Rp 549,9 juta.

Spesifikasi Jaecoo J7 SHS

Properti Jaecoo Indonesia
Model Jaecoo J7 SHS
Harga Rp 499,9 Juta
Dimensi Panjang 4.500 mm, Lebar 1.865 mm, Tinggi 1.680 mm
Sumbu Roda 2.672 mm
Mesin 4 Silinder, Turbo
Kapasitas 1.500 cc
Tenaga Mesin 141 dk
Torsi Mesin 215 Nm
Baterai 18,3 kWh
Tenaga Motor Listrik 210 dk
Torsi Motor Listrik 310 Nm
Transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission)
0-100 kpj 8,5 Detik
Kecepatan Maksimum 180 kpj
Konsumsi BBM 23,3 kpl
Rute Pengujian SCBD – Lebak Bulus – Ciputat – Senayan – Sentul – Bogor – Fatmawati (242 Km)
Baca Artikel Asli