Jaecoo J5 EV Dirakit di Pabrik Mercedes-Benz, Produksi Dipercepat

Bimo Hariyadi
Bimo Hariyadi
Minggu, 25 Januari 2026
Jaecoo J5 EV Dirakit di Pabrik Mercedes-Benz, Produksi Dipercepat

Jaecoo J5 EV siap dikirim ke konsumen

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Tingginya permintaan terhadap Jaecoo J5 di pasar mobil listrik nasional mendorong PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengambil langkah strategis. Perusahaan induk Jaecoo itu kini memanfaatkan fasilitas perakitan Mercedes-Benz di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat, sebagai lokasi produksi tambahan.

Langkah ini ditempuh setelah pemesanan Jaecoo J5 tercatat telah melampaui 12.000 unit hingga Desember 2025. Angka tersebut berada di luar proyeksi awal Jaecoo, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas produksi guna menjaga suplai ke konsumen.

Baca Juga: Pesanan Melebihi Target, Pengiriman Jaecoo J5 EV Alami Antrean Panjang

President Director Chery Group, Zhen Shuo, menyampaikan bahwa proses perakitan Jaecoo J5 di Wanaherang telah dimulai sejak Januari 2026. Penambahan fasilitas perakitan ini dilakukan untuk menekan waktu inden sekaligus menjaga kestabilan produksi J5 di Indonesia.

Jaecoo J5 EV

Fasilitas di Wanaherang yang dikelola oleh PT Inschape Indomobil Manufacturing Indonesia, menjadi lokasi perakitan kedua bagi J5. Meski dirakit di pabrik yang berbeda, CSI menegaskan kualitas unit tetap sama dengan standar global Jaecoo.

Sebelum produksi dimulai, pihak Chery Group telah melakukan penyesuaian proses manufaktur serta pelatihan khusus, untuk memastikan seluruh standar kualitas terpenuhi. Hal ini dilakukan agar J5 yang dirakit di Wanaherang memiliki spesifikasi dan kualitas identik dengan unit dari fasilitas perakitan lainnya.

Terkait kemungkinan kerja sama ini diperluas ke model Chery Group lainnya, CSI belum memberikan kepastian. Fokus perusahaan saat ini masih pada pemenuhan permintaan Jaecoo J5 yang terus meningkat.

Jaecoo J5 sendiri pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada ajang IIMS 2025, sementara harga resminya diumumkan pada November 2025. Mobil listrik ini dipasarkan dalam dua varian, yakni Standard dengan banderol Rp 249,9 juta dan Premium seharga Rp 299,9 juta.

Harga tersebut dinilai kompetitif, mengingat saat perkenalan awal J5 sempat diproyeksikan berada di kisaran Rp 350–450 jutaan. Strategi harga agresif ini membuat J5 langsung mendapat respons positif dari pasar domestik.

Secara teknis, Jaecoo J5 EV dibekali motor listrik bertenaga 155 kW atau setara 207 dk, dengan torsi puncak 288 Nm, disalurkan ke roda depan. Baterai berkapasitas 60,9 kWh memungkinkan jarak tempuh hingga 461 km berdasarkan standar NEDC, serta mendukung pengisian cepat DC 130 kW dengan waktu pengisian 30 hingga 80 persen sekitar 28 menit.

Baca Juga: Jaecoo J7 SHS-P Masuk Tahap Uji Coba Berbagai Negara

Hadirnya fasilitas perakitan tambahan di Wanaherang, Jaecoo optimistis distribusi J5 ke konsumen dapat berlangsung lebih cepat dan merata, sekaligus memperkuat eksistensi produksi kendaraan listriknya di Indonesia.

Tags:

#Varian Jaecoo J5 EV #Jaecoo J5 EV #Jaecoo J7 SHS-P

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan