KabarOto.com - Teknologi mesin modern kian menambah efektif konsumsi bbm. Namun, tidak sekadar teknologi mesin diesel modern, penerapan eco driving selama perjalanan bisa memaksimalkan efisiensi bahan bakar.
Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, menyebutkan ada beberapa teknik eco driving yang bisa diterapkan, misalnya menjaga putaran mesin tetap optimal.
"Hindari over-revving. Mesin diesel truk itu paling efisien di rentang torsi maksimalnya, bukan di RPM tinggi. Artinya, pindah gigi di momen yang tepat, jangan menunggu putaran mesin terlalu tinggi," buka Rian.
Akselerasi halus, bukan agresif. Pedal gas diinjak secara bertahap, bukan diinjak sedalam-dalamnya. Akselerasi mendadak membuat konsumsi BBM naik drastis dan mempercepat keausan komponen seperti kopling dan ban.
Baca Juga: Enggak Hanya Mobil MBG, Ini 6 Modifikasi Suzuki Untuk Niaga

Adapun sikap antisipatif, bukan reaktif. Contohnya lihat kondisi jalan jauh ke depan. Jikalau ada lampu merah atau kemacetan di depan, lepas pedal gas lebih awal dan manfaatkan engine brake.
Gunakan engine brake untuk membantu deselerasi. Selain membuat irit BBM, engine brake juga membantu kinerja rem lebih ringan serta memperpanjang umur kampas rem. Jaga kecepatan konstan. Kecepatan stabil itu kunci utama efisiensi. Biarkan mesin bekerja secara konstan agar pembakaran bahan bakar bisa dilakukan secara efisien.
"Mesin menyala tanpa jalan itu hanya membuang-buang solar. Jika berhenti lebih cukup lama, lebih dari 10 menit, lebih baik matikan mesin. Perhatikan beban dan distribusi muatan Overload atau distribusi beban yang enggak merata membuat mesin kerja lebih keras dan handling jadi buruk. Ini bukan cuma soal efisiensi, tapi juga safety," ujarnya.
Baca Juga: Hino Resmi Tingkatkan TKDN Kendaraan Komersialnya Hingga 71,85%

Tekanan ban juga harus ideal. Pastikan tekanan angin di ban sesuai dengan rekomendasi pabrik. Ban dengan tekanan angin yang kurang membuat kendaraan lebih berat, dan akhirnya berpengaruh terhadap kinerja mesin lebih keras
"Gunakan gigi tinggi saat memungkinkan. Semakin tinggi gigi, semakin rendah RPM, selama masih di zona torsi optimal, dan membuat hemat bahan bakar," tutupnya.