Toyota Camry Hybrid Kena Recall, Ada 51.644 Unit yang Bermasalah

Pradia Eggi Kamis, 01 Januari 2026

KabarOto.com - Toyota dikenal sebagai salah satu pabrikan dengan jajaran mobil hybrid terluas di dunia. Namun, salah satu model andalannya kini harus menghadapi persoalan serius. Toyota mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap puluhan ribu unit Camry hybrid terbaru akibat potensi gangguan pada sistem kelistrikan.

Dalam keterangan resminya, Toyota menyebutkan bahwa 51.644 unit Toyota Camry di Amerika Serikat versi pembaruan berisiko mengalami kehilangan tenaga akibat masalah pada rakitan inverter. Selain Camry, penarikan ini juga mencakup 3.761 unit Toyota Corolla Cross bermesin hybrid.

Masalah pada Inverter Hybrid

Berdasarkan dokumen yang disampaikan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) awal bulan ini, recall tersebut memengaruhi Toyota Camry model tahun 2025-2026 serta Toyota Corolla Cross 2026. Akar masalahnya berasal dari inverter, komponen penting yang berfungsi mengubah daya dari baterai sistem hybrid ke motor listrik.

Toyota Camry Hybrid 2025 dibanderol mulai Rp492 jutaan di AS.

Toyota menjelaskan, baut di dalam rakitan inverter berpotensi mengendur atau terlepas, sehingga dapat menimbulkan sirkuit terbuka. Kondisi ini bisa menyebabkan kendaraan masuk ke mode darurat (limp mode) atau bahkan kehilangan tenaga secara tiba-tiba saat digunakan.

Baca Juga: Berpotensi Terbakar, Puluhan Ribu Hyundai Tucson Kena Recall

Tak hanya itu, baut yang longgar juga berisiko memicu korsleting listrik dalam kondisi tertentu. Jika dibiarkan, situasi tersebut berpotensi menimbulkan risiko kebakaran, meskipun kemungkinan terjadinya dinilai sangat kecil.

Toyota mencatat, hingga saat ini telah terdapat 34 laporan insiden yang berkaitan dengan masalah tersebut, serta 15 klaim garansi. Atas dasar itu, pabrikan asal Jepang tersebut memutuskan untuk melakukan penarikan kembali secara sukarela.

Meski demikian, Toyota mengakui bahwa saat ini mereka masih menyiapkan solusi teknis untuk perbaikan masalah tersebut. Perusahaan berjanji akan segera memberi tahu pemilik kendaraan mengenai langkah perbaikan yang diperlukan setelah detail teknisnya final.

Baca Juga: Ribuan Kia Sportage 2023-2025 Recall, Gegara Panel Instrumen Bisa Mati Mendadak

Sebagai langkah awal, Toyota akan mulai mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan pada 13 Februari 2026. Seluruh proses perbaikan nantinya akan dilakukan tanpa biaya dan ditanggung sepenuhnya melalui program garansi.

Bagikan

Baca Original Artikel