OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Toyota Siapkan Mobil EREV, Produksi 400 Ribu Unit

Berry - Kamis, 24 September 2026
OtoNews Mobil News

KabarOto.com - Toyota dikabarkan tengah menyiapkan mobil dengan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) untuk pertama kalinya. Teknologi ini rencananya mulai diproduksi pada April 2027, dan secara khusus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar China.

Berbeda dengan hybrid konvensional Toyota, sistem EREV menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama. Mesin bensin berkapasitas relatif kecil tidak terhubung langsung ke roda, melainkan berfungsi sebagai generator untuk memasok listrik ke baterai.

Baca Juga : Harga Yamaha NMax September 2026, Mulai Rp33 Jutaan, Turbo Tembus Rp46 Juta

Target Produksi

Konsep tersebut membuat EREV menawarkan karakter berkendara seperti mobil listrik, tetapi tetap memiliki fleksibilitas kendaraan bermesin pembakaran. Kehadiran mesin generator juga memungkinkan jarak tempuh total lebih dari 1.000 km, pada sejumlah model EREV yang beredar di China.

Menurut laporan Nikkei Asia yang dikutip HeadlightMag, Toyota menargetkan produksi sekitar 200.000 unit EREV pada 2027. Kapasitas tersebut kemudian akan ditingkatkan menjadi 400.000 unit per tahun mulai 2028.

Sebagai gambaran, Toyota mencatat penjualan global sekitar 200.000 unit BEV dan 180.000 unit PHEV sepanjang 2025. Sementara itu, penjualan kendaraan hybrid mencapai sekitar 4,433 juta unit pada periode yang sama.

Toyota belum mengungkap model pertama yang akan menggunakan sistem EREV. Namun, nama bZ3X disebut sebagai salah satu kandidat karena model tersebut memiliki hubungan teknis dengan GAC Aion V, yang sudah tersedia dalam konfigurasi EREV dengan mesin bensin 1.500 cc sebagai generator.

Baca Juga : Ducati Desmo450 SM Resmi Meluncur, Motor Khusus Supermoto

Belum Rencana Pemasaran Global

Untuk saat ini, Toyota dilaporkan belum memiliki rencana memasarkan EREV tersebut secara global. Teknologi ini diprioritaskan untuk China, yang menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan permintaan EREV cukup pesat.

Pengembangan EREV juga memperluas strategi elektrifikasi Toyota yang selama ini mengandalkan pendekatan multi-pathway, dengan tetap menawarkan HEV, PHEV, BEV, dan teknologi hidrogen sesuai karakteristik masing-masing pasar.

Baca Artikel Asli