5 Fakta Chery Freelander PHEV, SUV Premium Bertenaga 600 DK yang Bikin Penasaran

Jumat, 30 Oktober 2026
5 Fakta Chery Freelander PHEV, SUV Premium Bertenaga 600 DK yang Bikin Penasaran

Chery Freelander desain kokoh didukung segudang fitur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Chery Freelander PHEV menjadi salah satu SUV elektrifikasi yang menarik untuk ditunggu. Bukan sekadar menawarkan desain premium, mobil ini dibekali teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), penggerak semua roda atau all-wheel drive (AWD), serta tenaga gabungan lebih dari 600 dk.

KabarOto berkesempatan melihat langsung perkembangan teknologi Chery di markasnya di Wuhu, China. Freelander menjadi sorotan karena membawa kombinasi performa tinggi, kemampuan melintasi berbagai medan, dan teknologi kenyamanan yang biasanya ditemukan pada SUV kelas atas.

Baca Juga: Chery Tiggo V Bakal Dijual 2 Varian di Indonesia, Bisa Jadi SUV atau Double Cab

Lantas, apa saja keunggulan Chery Freelander PHEV yang membuatnya menarik untuk dinantikan? Berikut lima faktanya.

1. Tenaga Lebih dari 600 DK, Akselerasi 5,8 Detik

Salah satu daya tarik utama Chery Freelander PHEV terletak pada sektor performa. SUV ini menggunakan sistem plug-in hybrid yang mengombinasikan mesin pembakaran internal dengan dua motor listrik.

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan lebih dari 600 dk dan torsi maksimum 662 Nm. Dengan kemampuan itu, akselerasi dari 0–100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam 5,8 detik.

Angka tersebut terbilang menjanjikan untuk SUV berkarakter premium yang juga dirancang menghadapi beragam kondisi jalan.

Chery Freelander

2. Pakai Baterai 34,12 kWh dan Sistem AWD

Chery Freelander PHEV dibekali baterai berkapasitas 34,12 kWh untuk mendukung sistem elektrifikasinya. Teknologi PHEV memungkinkan baterai diisi melalui sumber listrik eksternal, meskipun jarak tempuh dalam mode listrik murni masih perlu menunggu spesifikasi final.

Sementara itu, sistem AWD dengan dukungan dua motor listrik menjadi bagian penting dari konfigurasi penggeraknya. Sistem ini dirancang untuk membantu distribusi tenaga ke roda sesuai kebutuhan berkendara.

Kombinasi elektrifikasi dan AWD membuat Freelander PHEV menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV bertenaga dengan fleksibilitas penggunaan di berbagai medan.

3. Ground Clearance 266 mm, Siap Hadapi Medan Menantang

Meski mengarah ke segmen SUV premium, Freelander PHEV tetap membawa karakter kendaraan yang tangguh. Mobil ini memiliki ground clearance maksimum 266 mm.

Jarak terendah ke tanah tersebut memberikan ruang lebih besar ketika melewati jalan berbatu atau permukaan yang tidak rata. Kemampuan ini didukung suspensi udara dua ruang dan sistem peredam CCD.

Kombinasi tersebut dirancang untuk menyesuaikan karakter suspensi dengan kondisi berkendara. Dengan demikian, Freelander tidak hanya mengejar kenyamanan di jalan raya, tetapi juga kemampuan menghadapi medan yang lebih menantang.

4. Diproduksi dengan 1.100 Robot di Pabrik Chery

Teknologi manufaktur menjadi fakta menarik lainnya. Dalam kunjungan langsung KabarOto ke markas Chery di Wuhu, China, terlihat bagaimana pabrikan tersebut mengandalkan teknologi otomatisasi dalam proses produksi kendaraan.

Fasilitas yang ditinjau melibatkan sekitar 1.100 robot, sementara proses pengelasan telah menggunakan sistem otomatis sepenuhnya.

Penggunaan robot dalam jumlah besar tersebut memperlihatkan tingkat otomatisasi manufaktur Chery. Meski demikian, angka tersebut merujuk pada fasilitas produksi yang ditinjau dan tidak berarti seluruh robot secara khusus digunakan untuk merakit Freelander PHEV.

5. Punya Identitas Desain Sejak 1997 dan Kabin Premium

Freelander bukan nama baru di dunia otomotif. Model ini memiliki sejarah sejak 1997 dan kini kembali dihadirkan dengan pendekatan elektrifikasi serta karakter premium.

Salah satu elemen desain yang dipertahankan adalah kaca berbentuk segitiga pada pilar D, sebagai penghormatan terhadap identitas Freelander generasi terdahulu.

Di kabin, SUV ini mengusung konsep modern dengan layar instrumen berukuran lebar dan kursi zero-gravity yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Perpaduan desain bersejarah, teknologi modern, serta fitur kenyamanan tersebut menjadi bagian dari upaya Freelander memasuki segmen SUV premium.

Kapan Chery Freelander PHEV Masuk Indonesia?

Dengan tenaga lebih dari 600 dk, torsi 662 Nm, baterai 34,12 kWh, sistem AWD, dan suspensi canggih, Chery Freelander PHEV menawarkan kombinasi yang menarik di kelas SUV elektrifikasi.

Namun, harga, spesifikasi final untuk setiap pasar, jadwal penjualan, dan kepastian pemasaran di Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi.

Baca Juga: Chery J6T CSH Padukan Kenyamanan dan Ketangguhan SUV di Segala Medan

Jika nantinya dipasarkan di Tanah Air, apakah Chery Freelander PHEV berpeluang menjadi pesaing baru di segmen SUV premium? Menarik untuk menunggu langkah Chery berikutnya.

Tags:

#Chery-JLR Freelander 8 #Freelander 8 #Freelander
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan