KabarOto.com - AJS Motorcycle resmi memperkenalkan Ridgeway 125 di Inggris. Motor bebek bergaya retro ini menawarkan desain unik bernuansa militer, transmisi semi-otomatis, serta sejumlah fitur praktis untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Motor bebek dengan tampilan klasik masih memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya mengandalkan desain, beberapa produk di kelas ini juga menawarkan kepraktisan yang membuatnya cocok digunakan untuk mobilitas harian.
Baca Juga: Motor Bebek Baru Yamaha Hadir Lebih Segar, Harga Mulai Rp 24 Jutaan
Hal tersebut coba ditawarkan AJS Motorcycle melalui Ridgeway 125. Mengusung tampilan retro dengan sentuhan militer, motor asal Inggris ini dirancang sebagai kendaraan yang sederhana, ringan, sekaligus fungsional.
Di negara asalnya, AJS Ridgeway 125 dipasarkan dengan harga £2.699. Jika dikonversikan ke rupiah, nilainya sekitar Rp64,25 juta.
Banderol tersebut cukup menarik jika dibandingkan dengan Honda CT125 yang bermain di segmen serupa. Di Indonesia, harga Honda CT125 sendiri sudah berada di kisaran Rp82 jutaan.
Mesin 125 Cc, Tenaga 8 dk
Soal jantung pacu, AJS Ridgeway 125 menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 124,8 cc. Mesin empat langkah tersebut mengadopsi sistem SOHC dengan dua katup dan pendingin udara.
Sistem bahan bakarnya sudah menggunakan injeksi elektronik. Dari mesin tersebut, tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 8 dk pada putaran 7.000 rpm.
Menariknya, tenaga mesin disalurkan melalui transmisi semi-otomatis empat percepatan menuju roda belakang menggunakan rantai.
Artinya, pengendara tidak perlu repot mengoperasikan tuas kopling. Karakter seperti ini tentunya membuat Ridgeway 125 lebih mudah dikendarai, terutama bagi pengguna yang menginginkan sensasi perpindahan gigi tanpa harus memainkan kopling secara manual.
Desain Retro dengan Sentuhan Militer
Berbeda dari motor bergaya adventure yang biasanya menonjolkan kemampuan jelajah, Ridgeway 125 lebih mengedepankan konsep utilitas.
Tampilannya dibuat sederhana dengan nuansa retro dan sentuhan militer. Kesan tersebut diperkuat dengan penggunaan rak bagasi di bagian depan serta pelindung bak oli.
AJS juga memasang knalpot dengan posisi cukup tinggi. Sementara kedua rodanya menggunakan ban dual-sport berukuran 80/90-17.
Kombinasi tersebut membuat Ridgeway 125 tidak hanya cocok digunakan di jalan perkotaan. Motor ini juga masih memungkinkan diajak melewati jalan tanah atau permukaan kerikil ringan.
Jok Bisa Jadi Rak Bagasi
Salah satu detail menarik dari Ridgeway 125 terdapat pada bagian jok penumpang. Ketika tidak digunakan, jok tersebut dapat dilipat ke atas dan difungsikan sebagai rak untuk membawa barang.
Konsep ini mempertegas karakter Ridgeway 125 sebagai motor yang mengutamakan kepraktisan. Jadi, bukan sekadar tampil klasik, tetapi ada fungsi yang ditawarkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Bobotnya juga tergolong ringan, yakni sekitar 120 kg. Tinggi jok berada di angka 780 mm, sehingga AJS mengklaim motor ini mudah dikendalikan, termasuk oleh pengendara pemula.
Rem Cakram Depan-Belakang
Untuk urusan pengereman, Ridgeway 125 sudah menggunakan cakram pada roda depan dan belakang. Sistem tersebut dilengkapi Combined Braking System (CBS).
AJS mengklaim motor ini mampu mencapai kecepatan maksimum 90 kpj. Sementara kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 7 liter.
Fitur Sederhana, Tetap Fungsional
Masuk ke bagian fitur, AJS Ridgeway 125 menggunakan panel instrumen dengan odometer LCD. Sistem starter mengandalkan electric starter, tetapi tetap tersedia starter manual sebagai cadangan.
Pilihan warna, konsumen di Inggris dapat memilih tiga opsi, yakni hitam, hijau, dan oranye. Dengan banderol sekitar Rp64 jutaan, desain retro bernuansa militer, bobot ringan, transmisi semi-otomatis, serta konsep yang mengutamakan kepraktisan, AJS Ridgeway 125 punya daya tarik tersendiri.
Baca Juga: Yamaha PG-1 Outdoor Fashion Meluncur, Motor Bebek Nyentrik Cocok Buat Camping
Namun, hingga saat ini belum ada informasi mengenai rencana AJS membawa Ridgeway 125 ke pasar Indonesia. Jika benar masuk Tanah Air, motor ini berpotensi menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan motor bebek klasik dengan karakter berbeda dari produk yang sudah lebih dulu beredar.