KabarOto.com - Juara dunia Formula 1 empat kali, Max Verstappen, kembali menunjukkan kelasnya dalam ajang gokart unik dan terbesar yang pernah diselenggarakan, bertajuk Red Bull's Max vs 100.
Berlangsung di sirkuit khusus kawasan Silverstone, Inggris, pembalap asal Belanda ini start dari posisi paling buncit, yakni ke-101, dan berhasil menyalip seluruh 100 pesaingnya hanya dalam waktu 35 menit pada lap ke-14 dari total 30 lap.
Baca Juga: Mobil Balap Listrik Formula E Porsche 975 RSE Terbaru, 5 Hal Penting yang Wajib Diketahui!
Atlet Red Bull
Acara yang disiarkan secara langsung melalui Disney+ dan ESPN App ini menghadirkan 100 penantang dari berbagai latar belakang, mulai dari atlet Red Bull, content creator, streamer, jurnalis, hingga penggemar yang terpilih dari seluruh dunia.

Ketika saya menuju grid dan melihat 100 gokart di depan saya, saya sempat sedikit khawatir. Namun setelah lap pertama yang penuh kekacauan, saya berpikir 'Oke, kita bisa mengendalikan ini!' Rasanya sangat menyenangkan bisa kembali ke dasar balapan gokart,
ujar Max Verstappen.
Drama Lap Pertama dan Dominasi Tanpa Henti
Balapan berlangsung dramatis sejak bendera start dikibarkan. Pada lap pertama saja, kekacauan di tikungan (hairpin) membuat 63 pembalap langsung tereliminasi. Verstappen memanfaatkan momen tersebut dengan sangat cerdik, melesat naik hingga posisi ke-37 hanya dalam waktu dua menit.
Sesuai aturan balap, peserta dianggap gugur apabila bagian belakang gokart Verstappen berhasil sejajar dengan bagian depan gokart mereka.

Dengan mencatatkan waktu putaran terbaik 2:20,673 detik, lebih cepat 2,6 detik dari pembalap lainnya, Verstappen rata-rata menyalip satu pembalap setiap 21 detik.
Max melihat celah yang bahkan belum terbuka bagi orang lain. Penglihatan balap (race vision) seperti itu adalah kemampuan istimewa yang tidak dimiliki oleh kebanyakan pembalap lain,
ujar David Terrien, Desainer Lintasan & Direktur Balap.
Baca juga:
Berita F1: Kalender Kejuaraan Dunia Formula 1 Musim 2027 Telah Diumumkan

Kemenangan ini diraih Verstappen setelah melewati Jacky Martens yang memimpin sebagian besar jalannya balapan, serta Lewis Osler di posisi ketiga. Keberhasilan menaklukkan 100 pembalap dari posisi buncit ini diakui Verstappen dengan senyuman sebagai salah satu kemenangan paling berkesan dalam karier balapnya.