KabarOto.com - Pemantauan yang akurat menjadi salah satu kebutuhan utama dalam operasional angkutan logistik. Mulai dari perencanaan pengiriman, pengawasan armada di perjalanan, hingga penyelesaian administrasi setelah barang diterima, seluruh proses membutuhkan sistem yang mampu memberikan informasi secara real-time agar operasional berjalan lebih efisien.
Menjawab kebutuhan tersebut, EasyGO Indonesia memperkenalkan Transportation Management System (TMS) EasyGO 2.0 dalam peluncuran bertajuk Connected Transport & Logistics – Now Evolved. Platform manajemen transportasi generasi terbaru ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses operasional logistik ke dalam satu sistem berbasis Artificial Intelligence (AI).
Baca Juga: Mitsubishi Fuso Kejar Zero Downtime Lewat Runner Telematics, Teknologi AI Masuk ke Truk
Melalui TMS EasyGO 2.0, perusahaan dapat memantau aktivitas transportasi secara end-to-end, mulai dari pengelolaan armada, perencanaan pengiriman, pemantauan perjalanan, hingga proses penagihan dalam satu platform yang dapat diakses secara real-time. Kehadiran sistem ini diharapkan membantu perusahaan logistik meningkatkan visibilitas operasional sekaligus mempercepat pengambilan keputusan.
Project Manager IT PT EasyGO Indonesia, Muhammad Andrian, mengatakan pengembangan TMS 2.0 merupakan respons terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi industri logistik nasional. Menurutnya, pembaruan yang dilakukan tidak hanya sebatas tampilan sistem, tetapi juga mencakup pengembangan fungsi operasional agar lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan logistik saat ini.
Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah Easy Connect, yang memungkinkan perusahaan logistik berbagi kapasitas armada dalam jaringan pengguna TMS EasyGO. Fitur ini membuka peluang kolaborasi antarpelaku usaha sehingga utilisasi armada dapat lebih optimal.
Selain itu, integrasi dengan Smart Seal dan Electronic Proof of Delivery (E-POD) memberikan dukungan terhadap keamanan muatan sekaligus mempercepat proses konfirmasi pengiriman dan penyelesaian penagihan. Kombinasi fitur tersebut membuat proses pemantauan tidak hanya berfokus pada posisi kendaraan, tetapi juga memastikan status pengiriman dapat diketahui secara cepat dan akurat.
EasyGO menyebutkan TMS EasyGO 2.0 telah melalui proses validasi bersama sejumlah perusahaan logistik, di antaranya GoTrans Logistik dan Parani Arta Mandiri. Perusahaan juga menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi AI dalam platform ini ditujukan untuk mendukung analisis dan pengambilan keputusan operasional, bukan menggantikan peran manusia dalam aktivitas transportasi dan logistik.
Baca Juga: Karoseri Bak Terbuka Baru Truk Listrik Rizon Cocok untuk Kebutuhan Konstruksi
Dengan meningkatnya kebutuhan akan visibilitas rantai pasok, sistem pemantauan yang terintegrasi menjadi faktor penting bagi perusahaan logistik untuk menjaga ketepatan waktu pengiriman, meningkatkan keamanan barang, serta mendorong efisiensi operasional secara menyeluruh.

