KabarOto.com - Aston Martin resmi memperluas jajaran supercar mesin tengah andalannya dengan memperkenalkan versi atap terbuka, Valhalla Spider.
Debut global di ajang Concours at Wynn Las Vegas, mobil ini menandai tonggak sejarah sebagai kendaraan produksi open-cockpit bermesin tengah pertama bagi pabrikan asal Inggris tersebut.
Menyusul versi coupe yang lebih dulu meluncur, Valhalla Spider diklaim tetap mempertahankan spesifikasi desain dan performa tingkat tinggi meski terdapat penambahan penguat struktur bodi karena atap dibuat terbuka.
Baca Juga: Aston Martin AMR26 Tampil Berbeda di F1 Amerika Serikat
Spesifikasi Aston Martin Valhalla
Jantung pacu, Valhalla Spider mengandalkan konfigurasi plug-in hybrid (PHEV).
Mesin utamanya adalah V8, twin-turbocharged, kapasitas 4.000 cc berstandar flat-plane crank yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 817 dk dan torsi puncak 850 Nm. Mesin konvensional tersebut dipadukan dengan tiga motor listrik yang menyumbangkan tambahan daya 251 dk.
Secara akumulatif, sistem penggerak hybrid ini menghasilkan tenaga hingga 1.064 dk dan torsi puncak 1.100 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem all-wheel drive (e-AWD) via transmisi girboks otomatis dual-clutch 8-percepatan.

Kombinasi ini mampu membuat Valhalla Spider melesat dari posisi diam hingga 97 kilometer per jam dalam 2,4 detik, sebelum mencapai kecepatan tertinggi hingga 350 kilometer per jam.
Dikembangkan Bersama Tim F1 Aston Martin
Menjadi mobil yang dikembangkan bersama tim F1 Aston Martin Aramco, melalui divisi Aston Martin Performance Technologies (AMPT), Valhalla Spider mengadopsi berbagai teknologi aerodinamika aktif dan material kelas balap.
Sasis Kendaraan
Sasis utamanya menggunakan tub serat karbon ultra-ringan dengan suspensi depan bergaya pushrod ala F1 guna mengoptimalkan distribusi bobot dan titik pusat gravitasinya.
Baca Juga: Aston Martin Tunda Peluncuran Mobil Listrik, Pertahankan Mesin V8 dan V12 Hingga 2035
Perbedaan Versi Coupe dengan Spider
Perbedaan paling kentara dari versi coupe terletak pada desain atap dan saluran udara. Pada versi spider, snorkel mesin dipindahkan ke bagian dek belakang tepat di belakang jok penumpang dengan posisi 35 milimeter lebih tinggi agar tetap berfungsi optimal saat panel atap karbon dilepas.
Selain itu, Aston Martin menyediakan aksesori pelindung angin tiga bagian agar pengemudi tetap nyaman dari terpaan angin kencang saat berkendara terbuka.
Harga Aston Martin Valhalla
Rencananya, pengiriman perdana unit Aston Martin Valhalla Spider kepada konsumen akan dimulai pada kuartal ketiga 2027 mendatang. Mengenai harga, mobil ini diproyeksikan dibanderol di kisaran USD 1,5 juta atau sekitar Rp24,4 miliar, menjadikannya salah satu kendaraan eksklusif di segmen hypercar global.