KabarOto.com - Komitmen PT Astra Honda Motor (AHM) dalam mencetak generasi siap kerja kembali ditegaskan lewat gelaran Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026.
Ajang tahunan ini berlangsung di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center, Deltamas, Jawa Barat (13/02), dan melibatkan lebih dari 30 ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Tercatat sebanyak 30.180 peserta ambil bagian, terdiri dari 26.736 siswa dan 3.444 guru dari 699 SMK Mitra Binaan Astra Honda. Kompetisi digelar berjenjang sejak September 2025 hingga Februari 2026, mulai dari seleksi tingkat sekolah, regional, hingga nasional. Dari ribuan peserta tersebut, terpilih 40 siswa dan 27 guru terbaik yang melaju ke babak final nasional.
Baca Juga: Menjajal Singkat Honda ADV160 Roadsync di Markas AHM
Mengusung tema “Gear Up Your Skill, Ready for the Future”, FeVoSH 2026 menjadi ajang kalibrasi penerapan Kurikulum Merdeka Astra Honda pada program studi Teknik Sepeda Motor. Para siswa diuji melalui tes teori dan praktik, mulai dari penguasaan alat ukur, perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda sesuai standar industri, hingga menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Tak hanya siswa, kompetensi guru juga diuji, termasuk efektivitas metode pengajaran dan kemampuan pedagogi (bagaimana seorang guru menyampaikan materi agar siswa bisa memahami dan menerapkannya).
Tahun ini, aspek pedagogi menjadi poin penilaian terbaru guna memastikan proses belajar mengajar semakin relevan dengan kebutuhan industri.

Sebagai penyegaran, AHM juga membekali peserta dengan pelatihan layanan pelanggan sesuai standar bengkel resmi Honda. Sementara guru mendapatkan penguatan metode pembelajaran berbasis praktik industri.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, Festival Vokasi Satu Hati menjadi wujud nyata sinergi industri dan dunia pendidikan dalam meningkatkan kualitas SMK di Indonesia.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, Festival Vokasi Satu Hati kami hadirkan sebagai sarana kalibrasi kompetensi siswa dan guru SMK Mitra Binaan Astra Honda," terangnya.
Baca Juga: Honda ADV160 Anyar Diberi Julukan 'SUV' oleh Astra Honda Motor, Ternyata Ini Alasannya
Ia berharap, program ini mampu mendorong terciptanya pendidikan vokasi yang berkualitas, didukung tenaga pengajar yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai, sehingga melahirkan SDM unggul yang siap menghadapi transformasi teknologi dan industri,” ujar Muhib.