Automechanika Jakarta Dorong Industri Komponen Lokal Tembus Ekspor

1 jam, 20 menit lalu
Automechanika Jakarta Dorong Industri Komponen Lokal Tembus Ekspor

Suasana pembukaan Automechanika Jakarta 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Gelaran Automechanika Jakarta 2026 yang sukses diselenggarakan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) hingga 27 September 2026 menjadi titik balik penting bagi industri komponen otomotif dalam negeri.

Pameran perdagangan internasional ini terbukti menjadi jembatan efektif yang menghubungkan produsen komponen lokal, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan pembeli global dari 64 negara.

Dengan tingkat kepemilikan mobil yang terus berkembang dan kapasitas manufaktur nasional yang semakin solid, Indonesia kini tidak hanya dipandang sebagai pasar konsumen, tetapi juga sebagai basis produksi komponen otomotif yang kompetitif.

Kehadiran lebih dari 300 peserta pameran dari dalam dan luar negeri membuka peluang kemitraan B2B yang konkret, baik untuk pemenuhan pasar komponen rakitan (OEM) maupun purnajual (aftermarket).

Baca Juga: Strategi Porsche Tahun 2035: Fokus Mobil Sport Mewah dan Lepas Saham Bugatti Rimac

Sektor manufaktur nasional memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan kualitas produk buatan Indonesia yang mampu bersaing dengan standar keselamatan dan presisi internasional.

Komitmen Raksasa Komponen dan Dukungan Pemerintah untuk UMKM

Salah satu peserta utama dari dalam negeri, Astra Otoparts Group, memboyong 25 merek dan perusahaan joint venture (JV) seperti Aspira, GS Astra, Incoe, Akebono, dan Denso. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat penetrasi jaringan ekspor sekaligus menjalin kerja sama baru di tingkat global.

Direktur PT Astra Otoparts Tbk, T. Martogi Siahaan, menegaskan bahwa partisipasi mereka dalam gelaran berkelas dunia ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi ekspansi bisnis perusahaan.

Astra Otoparts Group bergabung dalam edisi perdana Automechanika Jakarta untuk memanfaatkan potensi otomotif Indonesia yang luas dan berinteraksi dengan para pemimpin industri global. Kami memamerkan kemampuan kami di seluruh sektor OEM dan aftermarket, melayani kendaraan roda dua dan empat, kendaraan komersial, dan kendaraan non-otomotif, sekaligus memperkuat kemitraan dan peluang pertumbuhan di seluruh rantai pasok otomotif,

ujar T. Martogi Siahaan.

Dukungan terhadap keterlibatan industri lokal juga datang dari pemerintah. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi hadirnya paviliun khusus yang memfasilitasi pelaku usaha lokal untuk bertatap muka langsung dengan buyers internasional.

Automechanika Jakarta adalah acara berskala internasional yang mendukung UKM lokal dalam memperkenalkan produk mereka ke pasar global. Dengan memperluas kemampuan ekspor, perusahaan-perusahaan ini secara langsung meningkatkan perdagangan dan pendapatan devisa negara. Dengan jumlah pengunjung yang besar, platform ini dapat menghasilkan hasil yang kuat dan membuka peluang global yang lebih besar bagi UKM kita,

kata Harun AS, Asisten Deputi Ekspansi Pasar untuk Usaha Menengah Kementerian UMKM.

Kolaborasi Aftermarket dan Penyerapan Peluang Bisnis Baru

Selain produsen skala besar, asosiasi industri dalam negeri seperti Gabungan Aftermarket Otomotif Indonesia (GATOMI) turut memanfaatkan pameran ini untuk membuka jalur distribusi baru. Banyak produsen komponen purnajual lokal yang berhasil mengamankan prospek kerja sama dengan distributor dari kawasan Asia Tenggara hingga Timur Tengah.

Baca Juga: Audi R26 Pakai Livery Spesial RS 5 di F1 Singapura 2026

Sekretaris Jenderal GATOMI, Merisca Indriyani, menekankan pentingnya sinergi antara pelaku aftermarket lokal dengan rantai pasok global.

Kami mendukung Automechanika Jakarta karena kami melihat bahwa acara ini benar-benar berfokus pada industri otomotif. Tujuan kami adalah untuk berkontribusi pada sektor otomotif Indonesia, khususnya dengan mengembangkan produk yang dapat kami pasok ke pasar yang lebih luas. Kami berharap dapat membuka peluang kolaborasi, baik di sektor aftermarket maupun dengan pemasok OEM,

ungkap Merisca Indriyani.

Kehadiran investor dan pembeli internasional di Automechanika Jakarta 2026 membuktikan bahwa ekosistem manufaktur otomotif Indonesia kian diperhitungkan. Melalui penguatan jaringan B2B dan peningkatan kualitas standar produksi, industri komponen nasional optimistis dapat memperluas jangkauan ekspor dan memperkuat perekonomian nasional di masa depan.

Tags:

#Automechanika Jakarta 2026 #Gabungan Aftermarket Otomotif Indonesia #PT Astra Otoparts Tbk
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kusnadi Chahyono

Jurnalis otomotif sejak 2003. Senang naik motor dan mengulas mobil baru terutama teknologi terbaru. Pendidikan jurnalistik di FISIP UPN VETERAN JAKARTA angkatan 1997. Suka foto event karena sudah bisa megang kamera sejak SMP. Jurnalis dan fotografer tahun 2003-2013 di majalah otomotif tertua dari Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group. Sempat di PR Agency selama satu tahun. Sebagai jurnalis di Dapurpacu.com pada tahun 2014-2017. Bisa menjadi host otomotif setelah bergabung di Otoblitz. Saat ini menjadi jurnalis di Kabaroto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan