KabarOto.com - Renault Niagara, merupakan truk pick-up terbaru yang dirancang khusus untuk pasar Amerika Latin. Menggabungkan kenyamanan dan teknologi canggih ala SUV dengan ketangguhan serta fungsionalitas pikap, Niagara menjadi pilar utama dalam strategi global Renault yang dinamakan futuREady.
Model ini menjadi langkah awal dari rencana ambisius Renault untuk meluncurkan 14 model baru di luar pasar Eropa hingga tahun 2030.
Lewat strategi ini, Renault menargetkan setengah dari total penjualannya berasal dari luar Eropa, dengan porsi kendaraan terelektrifikasi (listrik dan hybrid) mencapai 50 persen.

Baca Juga: Renault Master Dominasi Pasar LCV Eropa di Awal 2026
Niagara adalah pilar pertama dari strategi futuREady untuk meluncurkan 14 model baru di pasar internasional pada 2030. Platform pikap RGMP juga akan menjadi basis bagi powertrain hybrid di masa mendatang. Dirancang, direkayasa, dan dibangun sepenuhnya di Amerika Latin, Niagara membawa DNA khas Renault: desain berani dan kokoh, interior nyaman, serta teknologi setara SUV termasuk OpenR link dengan Google built-in,
ujar Fabrice Cambolive, Chief Growth Officer Renault Group & CEO Merek Renault.
Platform RGMP dan Desain Berkarakter SUV
Renault Niagara dibangun di atas RGMP pick-up platform yang dikembangkan khusus untuk menjawab kebutuhan konsumen di Amerika Latin, seperti Brasil, Argentina, dan Kolombia.

Di wilayah ini, pikap kini tidak hanya digunakan sebagai kendaraan niaga (workhorse), melainkan telah bergeser menjadi kendaraan harian (personal vehicle) dan pendukung gaya hidup (lifestyle).
Karakter Niagara terpancar kuat melalui proporsi dan desain eksteriornya:
- Dimensi: Memiliki panjang 4,94 meter (4,91 meter untuk varian 4x2) dan tinggi 1,72 meter.
- Fascia Depan Gagah: Merekap desain pikap besar dengan gril hitam tegak yang dihiasi tulisan “RENAULT” beraksen pixelated chrome. Lampu utama full-LED dilengkapi fitur welcome sequence.
- Perlindungan Off-Road: Bumper bawah dibekali pelindung bodi Alliance Black dan skid plate bergaya off-road.
- Sisi Samping & Belakang: Menggunakan pelek 17 atau 18 inci, roof bar fungsional, serta gagang pintu belakang yang menyatu dengan pilar C. Nama “Niagara” diembos langsung pada pelat besi tailgate belakang.

Proyek Niagara menekankan pada aspek fleksibilitas. Ini adalah kendaraan yang melampaui ide konvensional tentang pikap pekerja. Niagara hadir sebagai kendaraan premium dan pendukung gaya hidup. Interiornya dirancang matang dengan kualitas dan kenyamanan ala SUV,
ungkap Laurens van den Acker, Chief Design Officer Renault Group.
Baca Juga: Citroen Rilis Berlingo Van First dan Jumper Tipper di IAA 2026
Interior Modern dengan Ekosistem Google
Kabin Renault Niagara menyajikan kenyamanan kelas atas lewat optimalisasi ruang penyimpanan di konsol tengah dan belakang kursi.

Kenyamanan berkendara ditunjang oleh sistem infotainment layar sentuh OpenR link yang sudah terintegrasi langsung dengan layanan Google built-in.
Untuk sektor pacu, platform RGMP Niagara disiapkan untuk mengusung teknologi mesin hybrid di masa mendatang, mempertegas komitmen Renault dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan yang tangguh di berbagai medan jalan.