Banyak Julukan untuk Motor Klasik Honda C70

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 27 Jul 2015 - 03:52
Banyak Julukan untuk Motor Klasik Honda C70
Motor Klasik Honda C70 yang banyak mendapatkan julukan nama panggilan (Foto: KabarOto/Muh Ramdani)

Bro and Sist, apakah mengenal motor Honda C70? Tentunya pada tahu semua dong C70 itu bentuknya seperti apa. Satu nama C70 tapi ada banyak panggilan untuknya, apa saja?

Wow keren banyak nama panggilan untuk C70 ini. Motor klasik Honda Cub C70 banyak mendapatkan julukan. Setiap daerah memanggil nama Honda C70 dengan sebutan yang berbeda-beda. Apa panggilannya?

Wilayah Pati, Kudus, Rembang memanggil motor C70 dengan sebutan 'Kaoto'. Yang berasal dari nama gagang serut kayu yang mirip dengan model setang. Di Suraba, Gresik menyebutnya dengan sapaan Koentoel, (burung bangau). Katanya sih Honda C70 dipanggil Koentoel stang C70 bagaikan sayap Koentoel yang sedang mengepakkan sayapnya.

Berbeda dengan wilayah Solo. Pecinta otomotif di sana memanggil Honda Pletuk. Karena diambil dari bunyi mesin, pletuk.pletuk. Lain lagi dengan daerah Yogyakarta, menyebut C70 dengan istilah Si Pitung (bahasa Jawa) yang merupakan kependekan dari pitung puluh (70).

Sementara untuk wilayah Sukabumi dan Cianjur, mereka menyapanya dengan sebutan, Onyo. Berarti bebek. Untuk Bekasi, pecinta otomotif memanggilnya dengan sebutan Lenci. Telinga kelinci yang mirip stang.

Bagaimana untuk wilayah Sumatera? Berdasarkan kutipan yang diperoleh dari bebekc50c70c90.wordpress.com, sedangkan untuk wilayah Sumatera khususnya Lampung menjatuhkan C70 dengan istilah Jangkrik. Tampak muka mirip jangkrik. Pringsewu, Lampung menarik nama C70 dengan sebutan Dungkul, yang artinya bebek. Dan, di wilayah Metro Lampung dengan istilah Unyil, karena motornya kecil. Nah itulah beberapa sebutan yang dipanggil untuk C70 ini.

Baca Juga