KabarOto.com - Rencana kehadiran merek mobil listrik asal Cina, Zeekr, di pasar otomotif Indonesia mengalami penyesuaian jadwal. Peluncuran yang semula ditargetkan pada akhir tahun ini dipastikan sedikit tertunda dan dijadwalkan ulang pada awal tahun depan.
Manajemen menjelaskan bahwa penundaan ini dipicu oleh adanya pembaruan teknologi dan pergeseran strategi platform baterai secara global. Zeekr saat ini sedang melakukan transisi platform baterai dari 400 Volt menjadi 800 Volt. Proses upgrading teknologi tersebut tengah berjalan di fasilitas produksi pusat di Cina.
Zeekr ada sedikit penundaan, lebih karena posisi Zeekr secara global saat ini ada perubahan platform baterai dari 400 Volt ke 800 Volt. Proses itu sedang berjalan di China, sehingga kami menunda sedikit untuk memperkenalkan dan membawanya ke Indonesia ke awal tahun depan,
ungkap Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia saat ditemui di sela-sela acara Handover Ceremony Geely (26/09).
Baca juga:
Geely Coolray Versi Modifikasi, Bisa Jadi Inspirasimu Sob
Peluncuran Zeekr Dilakukan Bertahap pada Kuartal Pertama
Meskipun jadwal peluncurannya bergeser, diakui bahwa menurutnya antusiasme serta respons publik Indonesia terhadap merek Zeekr cukup positif setelah hadir di beberapa ajang pameran sebelumnya.
Pada tahap awal di kuartal pertama (Q1) tahun depan, Zeekr berencana membawa dua model unggulannya, yakni Zeekr 009 dan Zeekr X. Penjualan kedua model ini akan dilakukan secara hampir bersamaan, dengan kemungkinan Zeekr 009 akan diperkenalkan terlebih dahulu.
Baca Juga: Geely Coolray Versi Racing Mengaspal di Mandalika, Ternyata Varian Manual!
Status Impor Utuh (CBU) dan Rencana Lokalisasi Zeekr
Untuk tahap awal penetrasi pasar di Tanah Air, seluruh unit Zeekr yang dipasarkan akan didatangkan secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari negara asalnya.
Pihak manajemen juga menegaskan bahwa rencana perakitan lokal (Completely Knocked Down / CKD) masih terus dimatangkan melalui diskusi intensif, sejalan dengan kesiapan produksi serta penyesuaian platform baterai anyar tersebut.
Sementara masih CBU. Kesiapan perakitan itu juga masih dalam salah satu diskusi yang sedang intensif kami lakukan,
pungkasnya.

