Berawal dari beberapa orang yang memiliki motor Honda tua, seperti Honda C 70, C 90, CB 100, CB 125 dan sebagainya. Yuk tengok bagaimana mereka, para member komunitas motor Honda Doeloe Club selenggarakan kopdar?
Satu kesamaan awalnya. Iya mereka bertemu lalu bertukar pikiran. Mereka saat itu kumpul di rumah salah seorang personil. Ketika itu mereka pun belum mempunyai ikatan apapun diantara mereka.
Namun seiring dengan rutinnya mereka kumpul, singkatnya mereka mempunyai hobi yang sama, mereka sepakat membuat nama untuk perkumpulannya itu, Honda Doeloe Cilandak, yang beralamatkan di jalan H. Nawi Fatmawati, Jakarta Selatan.
Tanggal berdiri komunitas ini jatuh pada tanggal 17 Agustus 2001 dimana bertepatan dengan Hari Kemerdekaan bangsa Indonesia. Seiring berjalannya waktu, mulai dari logo sampai ke struktur organisasi yang tertata rapih membuat komunitas ini semakin dikenal. Untuk itu para pendahulu Honda Doeloe Cilandak, mengganti nama komunitas mereka dengan Honda Doeloe Club dan nama inilah yang diusung sampai sekarang.
Dampak dari perubahan nama itu pun cukup positif dan semua itu terlihat dari struktur kepengurusan, sistem keorganisasian, logo serta para anggotanya yang semakin bertambah.
Saat ini HDC telah memiliki chapter di wilayah Tangerang dengan sebutan Sector Territory dan HDC sendiri yang berada di Jakarta menyebut dirinya Central Territory.
Hingga sekarang ini HDC sudah mempunyai 80 orang member dengan anggota aktif 20-30 anggota dan wilayah Tangerang sendiri tercatat sekitar 50 member.
Baca Juga: