Benarkah Mobil Matik Cepat Rusak?

Senin, 19 Juni 2017
Benarkah Mobil Matik Cepat Rusak?

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kabaroto.com - Terdapat anekdot pada pecinta otomotif bahwa mobil bertransmisi otomatis lebih rentan mengalami kerusakan dibandingkan dengan mobil transmisi manual. Benarkah?

Pendapat ini tak sepenuhnya benar. Itu karena banyak mobil matik yang sudah berusia lebih dari 10 tahun masih berkeliaran di jalanan Kota Jakarta. Jadi, bukti ini menggugurkan pendapat tersebut.

Biasanya, mobil matik mengalami kerusakan berat setelah digunakan di atas delapan tahun. Paling cepat, kerusakan datang setelah digunakan selama lima tahun.

Ada banyak hal yang menyebabkan mobil matik mengalami kerusakan berat pada usia lima tahun. Namun, umumnya hal itu diakibatkan karena mobil tak pernah ganti oli dan oli transmisi tidak pernah dikuras.

Ya, oli merupakan kekuatan terpenting pada mobil transmisi otomatis. Sebauknya, Anda menggantinya setelah mobil mencapai 15 ribu kilometer.

Kenapa harus setiap 15 ribu kilometer? Itu karena kondisi jalanan Kota Jakarta yang Stop and Go membuat mesin mobil tetap hidup pada saat macet sehingga menyebabkan oli transmisi tetap bekerja.

Jadi, bagi para pemilik mobil matik juga usahakan melakukan perawatan berkala untuk mobil matik agar transmisi lebih awet, dan usahakan melakukan gaya berkendara yang tidak sembarangan.

Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Bagikan