KabarOto.com - Isack Hadjar, Arvid Lindblad, dan Franco Colapinto terkena penalti posisi start pada di Formula 1 Malaysia akhir pekan ini.
Tiga pembalap F1 yang menerima penalti grid di Sirkuit Sepang, Malaysia, hukuman ini diberikan akibat kejadian di balapan sebelumnya dan pergantian komponen mesin.
Baca juga: Mercedes-AMG Petronas Perkenalkan Corak Khusus untuk F1 Malaysia
Daftar Isi
Penalti Akibat Pergantian ICE
Daftar Isi
Isack Hadjar (Red Bull Racing) akan menggunakan mesin pembakaran internal (ICE) ketujuh, padahal hanya empat yang diizinkan sepanjang musim ini.
Kemudian pembalap debutan Racing Bulls yakni Arvid Lindblad, juga telah menggunakan ICE baru yang kelima dari batas empat yang diizinkan, sekaligus memasang turbocharger kelima dan set knalpot baru yang kelima.
Sedangkan Franco Colapinto (Alpine) sudah mengantongi penalti mundur lima posisi start akibat insiden tabrakan dengan Pierre Gasly (Alpine), serta Lando Norris (McLaren) di F1 Azerbaijan, ia dipastikan akan mundur lebih jauh lagi karena pembalap asal Argentina itu juga menggunakan ICE kelima musim ini.
Baca juga: Max Verstappen Berharap Kembali Menepati Podium Sebelum Akhir 2026
Sesuai Peraturan
Pelanggaran pertama atas batas alokasi komponen unit daya (ICE / power unit) akan dikenai penalti mundur 10 posisi di grid, sementara pelanggaran kedua (dan seterusnya) mengakibatkan penalti mundur lima posisi, dengan semua penalti dalam satu ajang yang sama diberlakukan secara kumulatif.
Jika seorang pembalap terkena penalti mundur lebih dari 15 posisi grid, ia tetap diwajibkan memulai balapan dari posisi paling belakang.
Mengingat Hadjar telah melampaui batas untuk setiap komponen unit daya musim ini, ia dikenai penalti mundur lima posisi, sedangkan Lindblad akan memulai balapan dari posisi paling belakang akibat penalti mundur 30 posisi. Sementara itu, Colapinto terkena tambahan penalti mundur 10 posisi di luar penalti lima posisi yang sudah ia terima sebelumnya.