KabarOto.com - Pabrikan motor eksotis asal Italia, Bimota, menghadirkan mahakarya terbaru mereka, Bimota KB998 Rimini. Bukan sekadar motor sport legal jalan raya biasa, Bimota KB998 Rimini merupakan replika motor balap jalanan yang dibangun khusus untuk memenuhi regulasi ketat Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK).
Dilahirkan dari visi jenius sang perancang, Pierluigi Marconi, motor ini mengombinasikan warisan sasis legendaris Italia dengan performa mesin Jepang yang sudah tujuh kali meraih gelar juara dunia.
Bagi para kolektor dan pencinta kecepatan, motor ini adalah buruan utama. Sesuai aturan Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM), Bimota hanya akan memproduksi motor ini sebanyak 500 unit saja dalam kurun waktu dua tahun.
Baca Juga: Harley-Davidson Kembalikan Produksi Mesin Revolution Max ke Amerika
Sebanyak 125 unit pertama ditargetkan rampung pada awal 2025, disusul 125 unit berikutnya di akhir 2025, dan sisa 250 unit akan diselesaikan sepanjang tahun 2026 dengan standar Euro 5+.
Perpaduan Sasis Eksotis Italia dan Mesin Juara Ninja ZX-10RR
Daya tarik utama dari Bimota KB998 Rimini terletak pada perkawinan silang antara sasis mekanis premium dan dapur pacu berspesifikasi monster. Motor ini menggendong mesin 998 cc, 4-silinder, DOHC, liquid-cooled milik Kawasaki Ninja ZX-10RR yang mampu memuntahkan tenaga raksasa sebesar 200 dk pada 13.600 rpm dan torsi maksimal 111 Nm pada 11.700 rpm.
Namun, keajaiban sesungguhnya ada pada sektor sasis. Bimota menggunakan konfigurasi hybrid unik yang menggabungkan rangka utama front frame trellis berbahan baja berkekuatan tinggi (Hi-tensile steel) dengan pelat billet aluminium alloy.
Sasis ini mengusung teknologi adjustable rigidity (kekakuan yang dapat disesuaikan) serta headstock yang diproduksi melalui metode micro casting, sebuah teknik rumit yang hanya bisa diterapkan pada motor edisi terbatas.
Semua komponen struktural seperti swingarm, triple clamps, hingga link suspensi dibuat langsung di Rimini menggunakan material aluminium kelas dirgantara (Anticorodal, Ergal, dan Avional) melalui proses CNC machining.
Aerodinamika Karbon dan Kaki-Kaki Spek MotoGP
Untuk urusan bodi, tidak ada ruang bagi plastik murah. Seluruh eksterior dan subframe struktural KB998 Rimini dibalut material dry carbon fibre berkualitas tinggi. Komponen karbon ini dicetak menggunakan fasilitas autoclave yang biasa memproduksi mobil super (supercar) Italia dan motor MotoGP.
Desain bodinya juga dilengkapi dengan variable winglets yang telah diuji di dalam terowongan angin (wind tunnel) untuk menghasilkan downforce maksimal saat melesat di sirkuit.
Menopang performa bodi ringannya yang hanya memiliki bobot basah (tanpa bensin) 192.7 kg, Bimota menyematkan suspensi kelas atas dari Showa. Di bagian depan terpasang Showa Balance Free Front Fork (BFF) 43 mm dengan tabung reservoir eksternal.
Sementara di bagian belakang, Showa Balance Free Rear Cushion (BFRC) lite dipasang secara vertikal, sebuah sentuhan khas filosofi desain Bimota untuk mengoptimalkan traksi di lintasan balap.

Pada sektor pengereman, motor ini mempercayakan kaliper kasta tertinggi Brembo Stylema® 4-piston dengan cakram ganda 330 mm di depan, yang dikontrol oleh sistem elektronik canggih Kawasaki Intelligent anti-lock Brake System (KIBS).
Baca Juga: Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery, Hanya Diproduksi 2.000 Unit
Fitur Elektronik Melimpah
Sebagai motor modern berperforma tinggi, KB998 Rimini dijejali paket elektronik pintar berbasis IMU (Inertial Measurement Unit), meliputi:
- Sport-Kawasaki Traction Control (S-KTRC)
- Kawasaki Launch Control Mode (KLCM)
- Kawasaki Quick Shifter (KQS) (Upshift & Downshift)
- Electronic Öhlins Steering Damper
- Electronic Cruise Control & Layar Full-Colour LCD TFT.
Bimota KB998 Rimini bukan sekadar tentang kecepatan, melainkan sebuah revolusi dan penegasan status di atas aspal. Dengan jumlahnya yang sangat terbatas, motor ini dipastikan akan menjadi salah satu motor paling ikonik dan dicari di dekade ini.

Tabel Spesifikasi Bimota KB998 Rimini
| Sektor | Spesifikasi Utama |
| Mesin | 4-stroke, 4-cylinder, DOHC, 4-valve, Liquid-cooled |
| Kapasitas Mesin | 998 cc |
| Bore x Stroke | 76.0 x 55.0 mm |
| Rasio Kompresi | 13:1 |
| Tenaga Maksimal | 200 dk @ 13.600 rpm |
| Torsi Maksimal | 111 Nm @ 11.700 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | DFI® (Digital Fuel Injection) 4 x Ø 47 mm Throttle Bodies & Dual Injection |
| Konsumsi BBM / Emisi | 6.1 l/100km / 143 g/km CO2 |
| Urutan Pengapian | 1-2-4-3 |
| Transmisi / Kopling | 6-speed, cassette type / Wet, multi-disc, manual |
| Sasis / Rangka | Front frame trellis Hi-tensile steel & aluminium alloy billet plates |
| Suspensi Depan | Showa Balance Free 43 mm front fork (Travel 130 mm) |
| Suspensi Belakang | Showa BFRC lite gas-charged shock absorber (Travel 125 mm) |
| Rem Depan | Dual radial-mount 4-piston Brembo Stylema®, dual disc 330 mm, KIBS ABS |
| Rem Belakang | Opposed 2-piston Brembo, single disc 220 mm |
| Ban Depan / Belakang | 120/70ZR17 M/C (58W) / 190/55ZR17 M/C (75W) |
| Dimensi (P x L x T) | 2.085 mm x 862 mm x 1.205 mm |
| Tinggi Jok / Jarak Terendah | 830 mm / 135 mm |
| Kapasitas Tangki BBM | 17 Liter |
| Curb Mass (Berat Total) | 207 kg (Bahan bakar >90%, oli penuh, & toolkit) |