BMW Hadirkan 'Vision Next 100' Motor Anti Jatuh

Acrul Affandy
Acrul Affandy 14 Oct 2016 - 01:10
BMW Hadirkan 'Vision Next 100' Motor Anti Jatuh
BMW Motorrad Vision Next 100 memiliki teknologi keseimbangan yang luar biasa sehingga dapat menjaganya tetap dalam posisi tegak. (Foto: bmwblog.com)

Tingginya minat para pengguna motor di Dunia berbanding lurus juga dengan resiko dalam berkendara yang juga semakin tinggi, namun kini BMW mengambil celah antara kebutuhan berkendara motor dan meminimalisir bahaya mengendarai motor yang mengintai pengendaranya dengan menghadirkan sepeda motor berteknologi sistem keseimbangan yang tidak dapet jatuh bahkan pengendara tidak perlu lagi menggunakan pelindung kepala (helm).

Produsen otomotif asal Jerman itu meluncurkan BMW Motorrad Vision Next 100 pada Selasa (11/10) bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-100 mereka. Kendaraan roda dua yang disebut BMW bebas emisi ini memiliki sistem keseimbangan yang dirancang agar motor tetap berdiri tegak walaupun dalam kondisi berhenti.

"Sistem keseimbangan akan membantu melindungi pengendara setiap saat," kata Edgar Heinrich, direktur desain divisi sepeda motor BMW dilansir dari AFP.

"Setiap reaksi dari pengendara akan memicu kendaraan untuk menyeimbangkan diri," lanjut Heinrich. "Di masa depan, pengendara sepeda motor bisa menikmati berkendara tanpa alat pelindung."

Salah satu keunikan lain dari motor ini adalah 'flexframe,' yakni frame fleksibel dari depan ke belakang dari motor ini. Hal ini menandakan bahwa motor ini dapat dikendarai tanpa berbagai 'sendi' frame yang biasa ditemukan di motor konvensional. Dengan membelokkan stang setir, keseluruhan frame akan ikut bergerak dan mengubah arah dari motor ketika berjalan.

Kecanggihan tak berhenti di fisik motor, karena pengendara bahkan dapat 'berinteraksi' dengan motor hanya dari sebuah kacamata digital yang bentuknya sangat futuristik. Kacamata ini dapat memberikan berbagai data seperti kecepatan dan keadaan di depan pengendara. Informasi ini muncul hanya dengan perintah yang dilakukan dengan pergerakan mata.

BMW menyatakan fitur-fitur terbaru pada motor tersebut tidak sepenuhnya otonom. Perusahaan itu tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai mesin maupun sistem keseimbangan teknologi prototipe itu.

Baca Juga: