BMW Tambah Inventasi Untuk Aktivitas Produksi Di Indonesia

BMW Tambah Inventasi Untuk Aktivitas Produksi di Indonesia Perakitan BMW Gaya Motor (KO/Edo)

KabarOto.com - Untuk meningkatkan aktivitas produksinya di Indonesia, tahun 2018 ini BMW Group Indonesia menambah investasi sebesar Rp 20 miliar. Hal itu dilakukan untuk meneruskan investasi senilai lebih dari Rp 270 miliar yang digelontorkan sejak 2011.

Investasi yang diberikan kepada PT Gaya Motor itu akan digunakan untuk memodernisasi jalur perakitan, termasuk instalasi peralatan dan perlengkapan mutakhir, rekrutmen tenaga kerja baru, serta transfer teknologi dari para ahli BMW Group Jerman.

"Kerja sama dengan mitra strategis seperti PT Gaya Motor, juga membuka diskusi dan transfer ilmu yang tentunya memberikan dampak positif bagi industri otomotif Indonesia," kata Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania di Sunter, Jakarta Utara.

Proses perakitan BMW X3

BMW Indonesia juga mengumumkan akan menambahkan aktivitas produksi untuk All-new BMW X3 yang dirakit secara lokal di BMW Production Network 2, PT Gaya Motor. “Sejak diluncurkan pada bulan April lalu, All-new BMW X3 mendapatkan respon yang sangat baik dari para penggemar brand BMW di Indonesia. Perakitan secara lokal tentunya mengurangi waktu tunggu bagi para pelanggan sekaligus memungkinkan harga yang lebih kompetitif, dengan kualitas kendaraan terbaik,” ujar Jodie.

Kesuksesan perakitan kendaraan BMW secara lokal didukung oleh PT Gaya Motor yang telah menjadi mitra strategis BMW Group sejak tahun 1994. Ary Mariano, Presiden Direktur PT Gaya Motor mengungkapkan, PT Gaya Motor menyambut baik langkah BMW Group Indonesia untuk terus tambahkan investasinya di Indonesia. Terlebih lagi All-new BMW X3 merupakan salah satu kendaraan ikonik dari BMW dan telah dirakit selama dua generasi di BMW Production Network 2 ini.

Baca juga: Profil - Datsun GO 2018

PT Gaya Motor terus bertukar informasi dengan pakar-pakar BMW dari Jerman untuk menghasilkan kendaraan premium yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia. Ragam pembaharuan dan peningkatan teknologi perangkat produksi dilakukan di tahun 2018 seperti perluasan area untuk supermarket dan sub assembly, penambahan area produksi menjadi 2 line khususnya area trimming & overhead, serta memperbaharui sistem pengujian kedap air.