KabarOto.com - Rumah modifikasi legendaris asal Jerman, Brabus, resmi mewujudkan mimpi lama mendiang pendirinya, Bodo Buschmann, dengan meluncurkan sebuah hyper-coupe radikal bernama Brabus Bodo.
Kendaraan ini dirancang sebagai sebuah Gran Turismo sejati yang memadukan keanggunan era keemasan otomotif dengan performa modern yang agresif dan tanpa kompromi.
Menegaskan statusnya sebagai kendaraan ultra-langka, Brabus mengonfirmasi bahwa produksi mobil ini dibatasi hanya 77 unit saja di seluruh dunia, dengan kapasitas produksi tahunan yang sangat eksklusif berkisar antara 10 hingga 15 unit.
Baca Juga: Chimera K-39, Hypercar Bermesin V8 Bertenaga 1.000 DK

Demi mencapai target kecepatan puncak yang luar biasa, seluruh sektor eksterior Brabus Bodo dibangun menggunakan material serat karbon berkekuatan tinggi yang berfokus pada efisiensi aerodinamika.
Wajah depan mobil tampil intimidatif berkat lampu utama LED matrix unik dan gril radiator kokoh yang dihiasi 13 bilah vertikal.
Karakter aerodinamisnya kian canggih berkat spoiler belakang aktif yang dapat memanjang secara otomatis dalam beberapa tahap dan terus menyesuaikan posisinya berdasarkan kebutuhan stabilitas saat melaju pada kecepatan tinggi.

Sebagai bentuk penghormatan sejarah, sebuah logo angka "77" disematkan tepat di bawah kaca belakang, merujuk pada tahun 1977 saat Bodo Buschmann pertama kali mendirikan Brabus hampir setengah abad silam.
Di balik kap mesinnya yang kekar, tertanam jantung mekanis mahakarya berupa mesin 5.2-liter V12 biturbo yang dirakit sepenuhnya menggunakan tangan (hand-built).
Mesin ini dilengkapi dengan dua kepala silinder empat katup yang dioptimalkan alirannya, sistem injeksi bahan bakar mutakhir, serta sistem turbo berkinerja tinggi lengkap dengan RAM-AIR airbox.

Dapur pacu monster tersebut mampu memuntahkan tenaga puncak yang fantastis sebesar 735 kW atau setara dengan 1.000 tenaga kuda pada putaran 6.400 rpm, serta torsi maksimal mencapai 1.200 Nm.
Berkat kombinasi bobot ringan dan tenaga melimpah, coupe berkonfigurasi 2+2 kursi ini sanggup melesat dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu singkat, yaitu 3,0 detik.
Kecepatan maksimal mobil ini dibatasi secara elektronik pada angka 360 km/jam demi alasan keamanan dan daya tahan ban.

Menopang postur tubuhnya yang rendah dan lebar, Brabus Bodo mengandalkan pelek tempa cekung 21 inci Brabus Monoblock Z-GT “Shadow Edition” berukuran 9.5Jx21 di bagian depan, yang dibalut ban khusus Continental SportContact 7 Force berukuran 275/35 ZR 21.
Baca Juga: Inovasi yang Revolusioner dari Brabus Rocket 1000, Hanya 25 Unit
Sementara untuk mengalirkan tenaga buasnya ke aspal, roda belakang dibekali pelek selebar 11,5 inci dengan ban tapak lebar 325/30 ZR 21. Spesifikasi roda ini dikembangkan secara eksklusif guna memastikan traksi optimal dan stabilitas lateral yang luar biasa saat bermanuver tajam.

Keselarasan desain eksterior "Piano Black" yang pekat turut dibawa masuk ke dalam ruang kabin melalui dominasi kulit hitam halus dan kombinasi Nubuck leather yang mewah. Kemewahan tersebut kian dipertegas oleh deretan panel serat karbon yang tersebar di beberapa titik strategis interior.
Sebagai sentuhan personal yang emosional, Brabus menyematkan bordiran tanda tangan sang pendiri pada panel pintu serta bordiran siluet dinamis dari Brabus Bodo pada sandaran kursi, menjadikannya sebuah karya seni otomotif yang sangat bernilai tinggi bagi para kolektor.