Ini Beda Brio Untuk Eskpor Dengan Versi Lokal

Ini Beda Brio Untuk Eskpor dengan Versi Lokal Honda Brio (KO)

kabarOto.com - Pada hari Rabu (23/03/2019) kemarin, sepertinya menjadi hari yang menggembirakan bagi PT Honda Prospect Motor (HPM). Pasalnya, HPM baru saja melakukan seremoni produksi pertama Hondo Brio untuk pasar ekspor, sekaligus merayakan ulang tahun ke-20 perusahaan tersebut berdiri di Indonesia.

Rencananya, Brio yang akan di ekspor dalam kondisi utuh (completly build up/CBU) tersebut, ditujukan untuk negara Filipina dan Vietnam. Lantas apakah ada perbedaan antara Brio untuk eskpor dengan pasar lokal?

Baca Juga: Mencoba Handling Dan Stabilitas All New Honda Brio Dengan Cara Ekstrem

"Secara spek sebenarnya sama namun mereka kan ga punya LCGC (low cost green car), jadi logo Satya nanti dilepas. Selain itu secara general juga sebenarnya sama, tapi nanti mungkin ada fitur-fitur yang sedikit berbeda. Seperti jok untuk kedua negara tersebut misalkan biru, kalau lokal warna hitam," ujar Jonfis Fandy Marketing Director & After Sales PT Honda Prospect Motor.

Dari luar tidak ada perbedaan (Fo: Aditya Pratama Niagara)

Menurut pantauan KabarOto, Brio untuk pasar ekspor ini juga memiliki perpedaan mencolok di bagian setir. Bila Brio untuk pasar Indonesia menganut setir di posisi sebelah kanan, sedangkan untuk pasar ekspor setirnya berada di posisi sebelah kiri.

Menggunakan setir di sisi kiri

Seperti diketahui, kedua negara di Asia Tenggara tersebut memang menggunakan setir di sisi kiri untuk mobil, mengacu pada peraturan di sana, yang jalur jalannya berada di sebelah kanan.

Selain setir, bagian dalam Honda Brio untuk pasar ekspor juga tidak dilengkapi dengan head unit. Perbedaan lainnya terletak pada arah gerakan tangkai wiper yang pada Brio lokal bergerak dari kiri ke kanan, pada Brio ekspor menjadi arah sebaliknya.

Belum dilengkapi head unit

"Untuk mesin, saya tidak bisa bilang sama namun similar. Artinya akan ada beberapa penyesuaian terkait peraturan dan kebutuhan di sana," jelas Jonfis saat ditemui KabarOto di sela seremoni produksi pertama Brio untuk ekspor, di Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga: Naik Brio Jakarta - Bogor Cuma Ngabisin Bensin 3 Liter?

Karena emblem Satya akan dilepas, berarti Brio yang akan diekspor terdiri dari dua tipe, yakni Brio dan Brio RS. "kalau Satya kan untuk pasar Indonesia (terkait LCGC)," kata Jonfis.

Wiper bergerak dari kanan ke kiri

Ketika disinggung apakah akan ada model lain yang juga siap diekspor secara CBU selain Brio, Jonfis mengatakan sampai saat ini belum ada perbincangan soal hal tersebut. "Untuk saat ini baru Brio saja, yang lain belum ada. Jumlah unit dan target nanti kita akan informasikan lagi," pungkas Jonfis.