KabarOto.com - Kabar emosional datang dari dunia hypercar global. Pabrikan otomotif legendaris asal Prancis, Bugatti, resmi merampungkan seluruh rangkaian produksi dari model atap terbuka ikonik mereka, Bugatti W16 Mistral.
Unit ke-99 atau unit pemungkas dari seri ini baru saja keluar dari fasilitas lini perakitan Atelier di Molsheim. Momen ini sekaligus menandai akhir dari perjalanan panjang dan kisah legendaris dari mesin W16 yang telah menjadi jantung mekanis utama dari kejayaan Bugatti selama dua dekade terakhir.
Baca Juga: Lynk & Co 02 Facelift Bawa Teknologi 16-in-1 Anyar dan Charging 800V
Sentuhan Estetika Khusus "The Last of its Kind"
Sebagai unit penutup, Bugatti memberikan perlakuan yang sangat istimewa melalui program kustomisasi eksklusif mereka, Bugatti Sur Mesure. Eksterior mobil ini dibalut dengan kombinasi warna dua tonasi yang elegan, yakni Pearl dan Sparkle.
Melangkah ke dalam kabin, interiornya didominasi oleh perpaduan warna mewah Magnolia dan Grey Carbon Matt. Sebagai penegas statusnya yang sangat bersejarah, sebuah plat dedikasi khusus bertuliskan mantra ikonik "The Last of its Kind" dipasang di dalam kabin bersama dengan siluet siluet indah dari W16 Mistral itu sendiri.
Penghormatan Emosional untuk Ettore Bugatti
Menariknya, sang pemilik yang memesan unit terakhir ini melalui diler resmi Bugatti Riyadh meminta detail yang sangat personal dan emosional. Mobil ini secara khusus didedikasikan kepada sang pendiri merek, Ettore Bugatti.
Tanda tangan sang maestro dijahit rapi pada sandaran kepala (headrest), dicetak menggunakan bahan aluminium di ambang pintu (door sills), hingga disematkan pada penutup bagian dalam mesin. Langkah ini menjadi simbol penghormatan tertinggi dari sang konsumen untuk menghargai sejarah panjang merek asal Molsheim tersebut.
Dengan mobil ini, kami ingin menyatukan semua hal yang diwakili oleh W16 Mistral sejak sketsa pertama. Pengalaman berkendara atap terbuka yang luar biasa, penghormatan terhadap karakter mesin W16 yang tiada tanding, serta detail yang merujuk pada warisan kaya merek ini, khususnya untuk Ettore sendiri.
ujar Jascha Straub, Manajer Sur Mesure dan Individualisasi di Bugatti.
Kolaborasi Seni Lalique dan Sentuhan Khas Timur Tengah
Sentuhan seni tinggi juga mengalir deras pada area konsol tengah. Bugatti berkolaborasi dengan jenama kaca kristal ternama, Lalique, untuk membuat plat sandaran tangan berbahan kristal beku bertajuk "Spirit of the Wind".
Bagian tuas transmisi pun dibuat sangat personal dengan ornamen kepala burung elang yang menggantikan patung gajah ikonik khas Bugatti.
Detail elang ini dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap hewan yang memiliki signifikansi budaya yang sangat mendalam di wilayah Timur Tengah, tempat sang pemilik mobil bermukim.
Baca Juga: 2 Mobil Anyar Leapmotor Debut di Indonesia Akhir Bulan Ini
Babak Baru Molsheim Menyambut Kehadiran Tourbillon
Selesainya perakitan unit ke-99 W16 Mistral ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Bugatti meresmikan perluasan pabrik masa depan mereka bernama La Manufacture.
Fasilitas mutakhir di Molsheim tersebut nantinya akan menjadi rumah bagi proses produksi hypercar generasi terbaru mereka yang bermesin V16 Hybrid, Bugatti Tourbillon.
Dengan berakhirnya masa bakti mesin W16 yang pernah memecahkan rekor kecepatan 453,91 km/jam di Papenburg, Bugatti kini resmi menutup satu lembar cerita indah demi menyambut era elektrifikasi masa depan yang tidak kalah buas.

