KabarOto.com - BYD menyiapkan model baru untuk memperluas jajaran mobil listrik kompaknya di China. Dikenal dengan nama Great Seagull atau Da Hainiao, mobil listrik ini dipastikan bukan penerus Seagull, melainkan model baru yang diposisikan di antara Seagull dan Dolphin.
Kehadiran Great Seagull disampaikan General Manager BYD Ocean Network Sales Division, Zhang Zhuo, dalam Chengdu Auto Show 2026. Sebelumnya, mobil ini sempat disebut-sebut sebagai generasi baru Seagull setelah dokumen pengajuan izin penjualannya muncul di China pada Juli 2026.
Baca Juga: Harga BYD Seal Terbaru Agustus 2026, Lengkap dengan Spesifikasi dan Variannya
Bodi Lebih Panjang dan Lega
Dibandingkan Seagull yang di Indonesia dikenal sebagai BYD Atto 1, Great Seagull mempunyai ukuran yang jauh lebih besar. Mobil ini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm.
Dengan panjang tersebut, Great Seagull lebih panjang sekitar 425 mm dibandingkan Seagull standar. Ukurannya juga hanya sekitar 65 mm lebih pendek dari BYD Dolphin.
Dimensi yang membesar diperkirakan membuat ruang kabin dan bagasi menjadi lebih lega, meski karakter mobil tetap mempertahankan format hatchback kompak. Great Seagull menggunakan pelek 16 inci dengan ban 205/60.
Bobot kosongnya berada di rentang 1.180 kg hingga 1.255 kg, tergantung konfigurasi yang digunakan.
Motor 95 kW dan Dua Pilihan Baterai
Untuk urusan performa, Great Seagull mengandalkan satu motor listrik dengan tenaga maksimum 95 kW atau sekitar 127 tk. Tenaga tersebut disuplai baterai lithium iron phosphate (LFP) produksi FinDreams, perusahaan baterai milik BYD.
Tersedia dua pilihan kapasitas baterai, yakni 30 kWh dan 39,2 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC, jarak tempuhnya masing-masing berada di kisaran 320 km hingga 420 km.
Kecepatan maksimum Great Seagull diklaim mencapai 150 km/jam. Dengan kombinasi dimensi, tenaga, dan kapasitas baterai tersebut, model ini tampaknya ditujukan sebagai pilihan di antara hatchback listrik perkotaan berukuran kecil dan model yang lebih besar seperti Dolphin.
Dilengkapi LiDAR dan DiPilot
Teknologi menjadi salah satu bagian menarik dari Great Seagull. Dalam pengujian jalan raya di China, salah satu unit prototipe yang tertangkap kamera terlihat membawa sensor LiDAR di bagian atap.
Sensor tersebut dikaitkan dengan sistem bantuan berkendara DiPilot 300 atau God's Eye B milik BYD. Teknologi ini mendukung fitur Navigate On Autopilot (NOA), termasuk untuk pengoperasian di jalan perkotaan maupun jalan bebas hambatan.

Kehadiran perangkat tersebut menunjukkan Great Seagull tidak hanya mengandalkan ukuran dan jarak tempuh sebagai nilai jual, tetapi juga menawarkan teknologi bantuan pengemudi yang lebih canggih.
Interior Bergaya Modern
Bagian kabin juga memperlihatkan sejumlah elemen yang cukup berbeda dari Seagull. Foto pengujian menunjukkan layar infotainment tengah dengan desain floating sebagai pusat sistem hiburan dan informasi.
Tuas transmisi ditempatkan di belakang setir, sementara bagian konsol tengah dibuat cukup besar. Tata letak tersebut memberikan kesan bahwa Great Seagull berada satu tingkat di atas Seagull dari sisi ukuran maupun kelengkapan.
Baca Juga: BYD Ti 7 DM Long-Range Resmi Meluncur, Baterai Makin Besar
Dengan posisi di antara Seagull dan Dolphin, Great Seagull berpotensi memperkuat pilihan mobil listrik BYD di segmen hatchback. Model ini rencananya diperkenalkan di pasar China pada 2026, sementara informasi mengenai kemungkinan pemasarannya di luar China masih perlu menunggu keputusan resmi BYD.