Camp Speed, Meriset Motor Balap Itu Harus Detail

Camp Speed, Meriset Motor Balap itu harus Detail Pria yang satu ini telah menjadi mekanik motor selama 10 tahun. Tak heran bila ia handal dibidang meriset motor balap (Foto: KabarOto/Yudi Atmaja)

Pria yang satu ini telah menjadi mekanik motor selama 10 tahun. Tak heran bila ia handal dibidang meriset motor balap. Stel motor balap itu harus detail dan teliti. Lalu, bagaimanakah pengalaman pria yang biasa disapa Bro Sugi atau Boncel ini?

Kepada kabaroto, Bro Sugi menceritakan lika-likunya di dunia utak atik mesin, entah itu mesin untuk balap dan engine untuk pemakaian sehari-hari. Baginya, dalam hal penyetelan kedua mesin tersebut sangatlah berbeda. Di mesin balap harus benar-benar fokus penyelesaiannya, kan targetnya harus menang dipertandingan, karena itulah pengerjaan motor balap ini harus serius.

"Kunci menyetel mesin untuk balapan tidak boleh hanya sekadar ikut-ikutan dengan yang lainnya. Namun penyetelan di sini, saya harus benar-benar unggul dengan mesin balap alias motor balap lain yang menjadi peserta di dunia balap. Berbeda dengan service mesin motor untuk pemakaian sehari-hari, yang hanya menyetel dibagian karburator atau pun injeksi jika motor itu FI. Selanjutnya yang harus diperhatikan setelah penyetelan tersebut yang harus dilihat adalah filter udaranya. Yang paling enak service motor yang sudah Full Injection," jelas Bro Sugi.

Ia mengatakan jika ingin balapan juga tidak tanggung-tanggung untuk mengeluarkan dananya. Jika ingin menang, dipersilakan memakai sparepart racing secara keseluruhannya.

"Biaya yang dikeluarkan untuk biaya full racing sekitar Rp5 hingga Rp10 juta," kata Bro Sugi.

Bro Sugi tidak hanya bisa menyulap mesin balap saja, tetapi ia pun bisa menyulap motor balap menjadi cantik. Menurutnya, jika customer ingin motor balapnya terlihat cantik, harus di cat ulang. Intinya motor itu cantik yang harus dipoles adalah bagian luarnya.

Kumpulkan Modal Pelan-pelan
Satu kenangan yang tak mungkin dilupakan oleh Bro Sugi, apa itu? Iya perjuangannya untuk mendirikan bengkel yang bernama Camp Speed ini. Walaupun ada rintangan, Bro Sugi tetap melakoni cita-citanya dengan tekun hingga terwujud. Dengan perjuangan yang keras ia pun meraih kesuksesannya ini.

"Kuncinya adalah saya bisa memberikan kepuasan kepada konsumen. Buktinya saja hingga sekarang ini banyaknya komunitas motor yang singgah ke bengkel kecil saya ini," kata Bro Sugi yang sudah meraih piala di dunia motor balap yang membuka bengkelnya di jalan Elang Sawah Lama, Ciputat, Eyang Agung.

Ia pernah mendapatkan piala juara ketiga. Dan kemarin ini kita berhasil menyabet gelar juara dua. Saat ini ia sedang mengikuti Kejuaraan Daerah (Jurda). Biasanya saya ikut di Delta Mas atau ikut di acara Bodisa.

Baca Juga: