Cara Kerja Retarder di Sasis Hino RM 280 untuk Tingkatkan Keamanan Bus

Jumat, 25 September 2026
Cara Kerja Retarder di Sasis Hino RM 280 untuk Tingkatkan Keamanan Bus

Bus baru Hino RM 280 Retarder. Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto - Retarder berfungsi membantu memperlambat laju bus tanpa terus mengandalkan rem utama, terutama saat melewati turunan panjang. Teknologi ini menjadi salah satu fitur pada sasis bus terbaru Hino RM 280 Retarder untuk membantu menjaga kontrol dan kecepatan kendaraan.

Teknologi ini menjadi salah satu fitur yang diperkenalkan Hino saat meluncurkan sasis bus tersebut di armada milik Perusahaan Otobus (PO) Bagong pada ajang GIIAS 2026. Inovasi keselamatan ini membantu meningkatkan keamanan utama saat kondisi jalan menurun dengan menggunakan teknologi Retarder.

Bus yang menggunakan sasis RM 280 ABS Retarder terbaru ini menawarkan peningkatan keselamatan dan kenyamanan bagi transportasi penumpang baik untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta bus Pariwisata seperti armada milik PO Bagong dan PO Efisiensi.

Baca juga: Juragan 99 Trans Terbaru: Rute, Jadwal dan Harga Tiket Bus Sleeper Premium Cek di Sini!

Bus baru Hino RM 280 Retarder. Foto: KabarOto

Deputy General Manager Market Development Division PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Tri Hariyanto mengungkapkan bahwa penambahan teknologi Retarder ini dapat membantu pengereman walaupun secara umum di unit bus sudah memiliki rem utama.

"Walaupun sudah ada rem utama, rem angin serta sistem Anti-lock Braking System (ABS) di sasis Hino RM 280, teknologi Retarder ini membantu fungsi rem di jalan menurun, karena kalau dipaksa terus rem biasanya akan panas," kata Tri beberapa waktu lalu.

Permintaan adanya inovasi Retarder ini, lanjut Tri, pihaknya menjawab kebutuhan serta permintaan konsumen para PO Bus di Indonesia terhadap tingkat keamanan pengereman saat kondisi jalan menurun terutama yang menggunakan bus besar.

Baca juga: Hino Hadirkan Bus RM 280 ABS Retarder, Fokus Pada Keselamatan dan Efisiensi

Bus baru Hino RM 280 menggunakan inovasi Retarder. Foto: KabarOto

"Cara kerjanya Retarder ini karena dia sistem elektrik mengubungkan putaran rotor dan splatter, di mana dengan terjadinya pemberian arus rotor splatter, sehingga putaran propeller shaft itu ditahan, lalu terjadi perlambatan terhadap kendaraan," ujarnya

Dengan cara kerja utama Retarder tersebut, kata Tri, terjadi perlambatan kendaraan melalui differential serta transmisi, sehingga brake lining ban menjadi berkurang, gesekan tersebut akan berbampak pada umur brake lining lebih panjang hingga 5 hingga 7 kali lebih lama dari pada yang tanpa retarder.

"Untuk kondisi ban yang menggunakan Retarder ini masih kita monitor, sampai berapa lama ketahanannya karena dengan adanya Retarder, otomatis gesekan antara aspal dengan ban itu menjadi semakin berkurang, karena remnya dibantu oleh Retarder itu," ungkapnya.

Baca juga: Hino 500 Series FM 280 Retarder, Dukung Operasional Sektor Pertambangan

Lebih lanjut Tri menjelaskan, Retarder digunakan hanya untuk bus besar atau yang menggunakan konfigurasi roda 6×2 ke atas. Dengan adanya permintaan konsumen tersebut, pihaknya mencoba memasukan teknologi ini di bus besar 4×2.

"Kalau untuk bus besar yang kofigurasi roda 4×2 setau saya baru kami yang menggunakan Retarder ini di Indonesia, teknologi ini juga bisa mencegah terjadinya rem blong pada bus karena ini rem tambahan ya sehingga pengemudi lebih percaya diri saat melewati jalan menurun," imbuhnya.

Sementara cara penggunaan Retarder ini, tambah Tri, terdapat dua cara, yang pertama pengemudi bisa mengoperasikan secara otomatis yang terdapat di pedal rem yang bekerja secara otomatis, kemudian cara kedua dioperasikan secara manual.

"Kalau yang manual ini pengoperasiannya kami berikan tuas di dashboard, jadi pengemudi dapat memilih sendiri tingkatan kekuatan dari Retarder mulai dari 25% hingga 100%, itu semua bisa disesuaikan tergantung kondisi jalan yang di lalui oleh bus," tambahnya.

Tags:

#Hino RM 280 #Hino RM 280 Retarder #Hino Bus #Hino Motors Sales Indonesia (HMSI)
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan