Mobil bekas sejauh ini tak sepi peminat. Jarak tempuh yang tercantum pada odometer menjadi satu diantara pertimbangan seseorang untuk membeli mobil bekas.
Ada dua jenis odometer, yakni analog dan digital. Perusahaan otomotif yang memproduksi mobil tentunya melakukan banyak cara agar angka di odometer tak bisa diubah.
Meski demikian, tetap saja masih ada yang ingin mencari keuntungan dengan cara merendahkan angka kilometer pada meter kombinasi mobil yang akan dijual.
Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa odometer mobil bekas sudah 'diakali'? Untuk memastikan bahwa odometer tidak diubah, bisa didukung oleh kondisi cover meter kombinasi yang masih baik dan tidak ada bekas congkelan atau baret.
Kemudian hal lain yang bisa menjadi acuan odometer tidak diubah adalah yang tertera pada gantungan oli yang digantung pada switch wiper atau lampu sein, sesuai atau tidak dengan angka pada odometer.
Jika angka yang tertera adalah angka di antara servis awal dan angka kembali servis pada gantungan oli tersebut, kemungkinan tidak ada manipulasi pada angka odometernya. Selain itu, perlu anda cek juga di buku servis sebagai acuan riwayat servis pada mobil tersebut. Cermati kapan servis terakhir dan kilometer berapa servisnya, pastikan juga di bengkel mana mobil tersebut diservis.
Jika sudah dapat data dari buku servis, jangan segan-segan untuk menghubungi bengkel resmi terkait untuk meminta keterangan perihal riwayat servis mobil tersebut secara detail.
Cara Ketahui Odomoter Mobil yang Sudah Diakali
Senin, 17 April 2017
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.