Cara Menghindari Aksi Demonstrasi Saat Mengemudi

Cara Menghindari Aksi Demonstrasi Saat Mengemudi Terjebak saat aksi demonstrasi. (Foto: Tempo.co)

KabarOto.com - Beberapa hari ini kota-kota di Indonesia, seperti Jakarta tengah dipenuhi oleh ribuan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa atau demo di depan Gedung DPR dan Istana Negara. Banyak kendaraan bermotor seperti mobil yang melintas di jalan protokol terjebak dalam aksi demo tersebut.

Sebagian besar pengendara pasti bingung apa yang harus dilakukan, karena sudah terjebak di kerumunan massa. Lalu bagaimana saat kita mengendarai mobil terjebak di kerumunan massa tersebut?

Sonny Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) memberikan tips terjebak di kerumunan demonstran.

Baca Juga: Pertamina Edukasi Safety Riding Dan Titik Buta Mobil Tangki Kepada Siswa SMK Di Banten

Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa.

Menurutnya yang harus dilakukan adalah menerapkan gaya defensive menjaga jarak dan melihat potensi-potensi bahaya yang ada di jalan raya. Karena kerumunan massa demonstrasi berpotensi menimbulkan konflik dan kerusuhan.

Jika melihat kerumunan massa, diharapkan berhenti dan menepi ke tempat aman. Melihat situasi di jalan, jalan mana yang akan dilalui. Setelah itu jika memungkinkan, segera mencari jalan alternatif penyelamatan agar secepatnya menjauh.

Jika kondisinya tidak kondisif, utamakan keselamatan penumpang di dalam kendaraan dari tindakan anarkis. Evakuasi keluar seluruh penumpang ketempat aman.

Baca Juga: Pengguna Bigbike Honda Berlatih Safety Riding Di Tangerang

Tapi apabila kondisi lalulintas relatif lenggang sebuah tindakan penyelamatan dengan mengandalkan kelebihan atau kemampuan pengemudi dan kendaraan seperti U-turn atau maju balik arah (melawan arah) dan G-turn mundur balik arah (melawan arah).

"Tindakan ini hanya bisa dilakukan oleh pengemudi terlatih, dengan catatan semua penumpang menggunakan safety belt, parking brake kendaraan dalam kondisi prima, sokbreker dalam kondisi baik," terangnya.