Cari SDM Unggul, AHM Uji Keterampilan Siswa Dan Guru Se-Tanah Air

Cari SDM Unggul, AHM Uji Keterampilan Siswa dan Guru se-Tanah Air Foto: AHM

KabarOto.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar kompetisi 10th Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocation School 2019. Kompetisi yang menguji keterampilan siswa serta guru SMK ini bertujuan untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang siap berkontribusi sekaligus berkompetisi di dunia industri.

Mengusung tema "Satu Hati Wujudkan SDM Unggul" AHM bekerja sama dengan 27 jaringan main diler sepeda motor Honda di 34 provinsi. Pada penyelenggaraan kompetisi tahun ini ada yang berbeda, kategori peserta diperluas dengan mengadakan kompetisi khusus guru SMK.

Baca Juga: Beri DP Dan Cicilan Ringan, BRI Jalin Kerjasama Dengan Honda Mugen

"Ajang kompetisi ini diharapkan dapat membantu pemerintah menyiapkan generasi muda yang terampil menguasai perkembangan teknologi sepeda motor di Indonesia, serta mempertajam kemampuan dan pengetahuan teknik para tenaga ajar di SMK," jelas Ahmad Muhibbudin selaku General Manager Corporate Communication AHM.

Kompetisi tahun 2019 diikuti sebanyak 23.371 siswa dan 422 guru dari total 686 SMK. Sekolah terpilih merupakan SMK yang sudah mendapat serta menerapkan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di seluruh Tanah Air.

Pada tahap awal, para peserta mengikuti uji kompetensi mulai dari tingkat sekolah. Kemudian berlanjut ke jenjang regional yang diadakan oleh main diler sepeda motor Honda pada periode Januari-Agustus 2019. Puncaknya, sebanyak 40 siswa terbaik dan 27 terbaik perwakilan dari 27 main diler berkompetisi di Jakarta.

Kompetisi siswa dan guru terpilih diselenggarakan selama empat hari mulai 14-17 Oktober 2019. Para peserta diuji dengan beberapa tahapan, yaitu tertulis dan praktik.

Baca Juga: Honda ADV 150 Motor Terbaik Pilihan Wartawan Otomotif

Pada ujian tertulis, pengujian meliputi teknologi terbaru sepeda motor Honda. Sementara ujian praktiknya menganalisa teknik permasalah terkait mesin, rangka, kelistrikan, serta trouble shooting sepeda motor Honda. Berbeda dengan para siswa, khusus guru terdapat materi uji kompetensi pedagogik.

"Harapan kami dengan program ini akan lahir SDM unggul yang berdaya saing, baik untuk bekerja di industri atau menjadi wirausaha mandiri," tambah Ahmad Muhibbudin.