KabarOto.com - PT Chery Sales Indonesia bergerak cepat dalam menanggapi insiden yang melibatkan salah satu unit Chery Tiggo Cross CSH pada 31 Maret 2026 di Tol Jakarta-Cikampek. Perusahaan langsung memprioritaskan tahap investigasi awal dengan menurunkan tim teknis ke lokasi kejadian, sesuai standar dan prosedur inspeksi global yang berlaku.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan, kendaraan tersebut tengah digunakan untuk keperluan pengantaran internal, yakni dari dealer menuju area penyimpanan. Chery menegaskan bahwa penggunaan kendaraan saat insiden terjadi tidak berkaitan dengan aktivitas konsumen atau proses pembelian. Dalam pernyataannya, Chery juga memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Merasakan 14 Fitur ADAS Canggih Chery Tiggo 8 CSH
Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa kendaraan masih berfungsi secara normal sebelum kejadian, tanpa adanya notifikasi kesalahan (error) pada sistem dasbor. Pengemudi dilaporkan mulai menepikan kendaraan setelah melihat munculnya asap.
Lebih lanjut, sumber asap teridentifikasi berasal dari bagian depan kendaraan. Hingga tahap investigasi awal ini, tidak ditemukan indikasi yang mengaitkan insiden dengan baterai maupun sistem kelistrikan, yang umumnya terletak di bagian bawah kendaraan, khususnya pada area tengah hingga belakang.
Meski demikian, Chery belum menutup kemungkinan adanya faktor lain di luar komponen utama kendaraan. Dugaan sementara mencakup potensi keterlibatan material eksternal atau benda asing yang mungkin memicu insiden tersebut.
Baca Juga: Serah Terima 1.000 Unit Chery Tiggo Cross CSH Hybrid untuk Konsumen
Saat ini, tim teknis Chery masih melanjutkan investigasi secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan, kualitas produk, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.