KabarOto.com - General Motors (GM) dikabarkan telah menyetujui pengembangan ulang mobil sport legendaris Chevrolet Camaro. Informasi ini mencuat dari laporan internal yang dikutip GM Authority, menandai potensi kembalinya Camaro dalam generasi ketujuh.
Model anyar ini akan menjadi penerus Camaro generasi keenam yang resmi dihentikan produksinya pada 2024. Sebelumnya, Camaro juga sempat mengalami jeda produksi panjang sebelum kembali hadir pada generasi kelima.
Platform Baru, Tetap Setia pada DNA Sport
Berbeda dari spekulasi sebelumnya yang menyebut Camaro akan bertransformasi menjadi SUV listrik, laporan terbaru mengindikasikan arah berbeda.
Camaro generasi ketujuh disebut akan tetap mempertahankan karakter mobil sport, dengan basis platform Alpha 2 berpenggerak roda belakang (RWD).
Platform ini merupakan evolusi dari arsitektur Alpha yang juga digunakan pada model sebelumnya, serta sejumlah sedan performa GM. Dengan konfigurasi mesin depan dan RWD, Camaro diproyeksikan tetap mempertahankan DNA sebagai pony car khas Amerika.
Baca Juga: 5 Mobil Listrik Harga Rp 200 Jutaan, Rekomendasi Menarik di Tengah Efisiensi BBM
Langkah ini sekaligus membuka kemungkinan bahwa GM tidak sepenuhnya mengalihkan Camaro ke elektrifikasi, meski sebelumnya sempat muncul wacana penggunaan platform Ultium untuk versi listrik.
Produksi Mulai 2027
Menurut laporan, Camaro terbaru akan diproduksi di pabrik Lansing Grand River, Michigan. Fasilitas ini sebelumnya disiapkan untuk mendukung produksi kendaraan listrik, namun strategi tersebut kini disesuaikan seiring melambatnya adopsi EV secara global.
Produksi dijadwalkan mulai pada musim gugur 2027, sehingga model ini kemungkinan akan dipasarkan sebagai model tahun 2028.
Baca Juga: Freelander Resmi Debut Global, SUV Premium Kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover
Hingga saat ini, detail resmi terkait desain dan sistem penggerak masih belum diungkap. Sejumlah spekulasi sebelumnya menyebut Camaro baru bisa hadir dalam konfigurasi dua pintu atau bahkan empat pintu, mengikuti tren pasar yang mulai meninggalkan coupe tradisional.
Di sisi lain, GM juga disebut tengah mempertimbangkan posisi harga agar tetap kompetitif dan terjangkau, sejalan dengan filosofi Chevrolet yang selama ini dikenal menghadirkan performa dengan harga relatif rasional.